Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
10 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
22 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
23 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
21 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
23 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
19 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Lima Pesilat Indonesia Meraih Tiket ke Final Tanding

Lima Pesilat Indonesia Meraih Tiket ke Final Tanding
INASGOC
Minggu, 26 Agustus 2018 17:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Lima pesilat Indonesia dari beberapa kelas berhasil lolos ke final nomor tanding pencak silat Asian Games 2018 setelah mengalahkan lawan-lawannya dalam pertarungan babak semifinal di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (26/8/2018). Mereka adalah Komang Harik Adi Putra, Iqbal Candra Pratama, Abdul Malik, Aji Bangkit Pamungkas, dan Wewey Wita.

Komang Harik Adi Putra berhasil melaju final kelas E (65-70kg) putra setelah mengalahkan pesilat Vietnam, Tuan Anh Pham dengan skor 5-0. Sepanjang pertarungan, Komang beberapa kali merepotkan Pham dengan serangan-serangannya. Sejumlah pukulan yang dilepaskan Komang mampu mendarat di tubuh Pham.

Begitu pun Abdul Malik yang mampu menaklukkan pesilat Laos BO Thammavongsa di kelas B putra (50-55kg), dengan skor 5-0, sekaligus menambah tempat di final. Sejak awal pertandingan, Malik sudah mampu menguasai lawannya.

Meski poin yang diperoleh Malik tidak terpaut jauh dari BO di babak pertama, namun poin Malik lebih tinggi, yakni 5-0,5-0,5-1,5-0, dan 3-3. Di babak kedua, pertandingan bertambah sengit, kedua pesilat berusaha keras untuk menyerang lawannya. Di babak ini, poin yang diperoleh cukup tipis, yakni 3-2,3-2,3-2,3-0 dan 3-0, kemenangan Malik di babak kedua.

Di babak ketiga, Malik terus memberikan tekanan kepada BO dengan beberapa kali melakukan guntingan yang menjadi andalannya, sehingga lawannya beberapa kali terjatuh. Akhirnya, BO pun takluk di depan Malik dengan poin terpaut sangat jauh, yakni 13-4,15-5,15-4,15-6 dan 17-7.

Pesilat Indonesia lainnya, Iqbal Candra Pratama juga berhasil menaklukkan pesilat Uzbekistan, Abdumalik Salimov dengan skor telak 5-0 di kelas D (60-65 kg). Pertarunngan kedua pesilat cukup seru karena saling melancarkan serangan-serangan.

Pesilat Indonesia lainnya, Wewey Wita menang telak dari pesilat asal Laos Olathai Sounthavong di kelas B 50 kg-55 kg dengan meraih skor sempurna 5-0. Di pertarungan ini, pesilat asal Bandung ini tampil begitu dominan dan tendangan yang dilepaskannya selalu tepat menemui sasaran.

Terakhir, Aji Bangkit Pamungkas yang mengalahkan pesilat Vietnam, Duy Tuyen Nguyen di babak semifinal. Aji menang telak di kelas I putra (85kg-90kg) dengan skor 5-0.

Nasib kurang beruntung dialami Amri Rusdana yang harus menelan kekalahan setelah tipis dari pesilat dari Malaysia Mohd Fauzi Khalid dengan skor 2-3. Dengan hasil ini, Amri harus puas membawa pulang perunggu, bersama dengan pesilat asal Kirgistan, Daniiar Tokurov, yang kalah dari pesilat Vietnam, Dinh Nam Tran.

wwwwww