Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
15 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
16 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Riau

Pelaksanaan Lamban, PU akan Panggil Pelaksana Proyek Rehab Gedung DPRD Pelalawan

Pelaksanaan Lamban, PU akan Panggil Pelaksana Proyek Rehab Gedung DPRD Pelalawan
Anggota DPRD Pelalawan, saat meninjau proyek rehab gedung DPRD.
Senin, 03 September 2018 09:38 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALANKERINCI - Lambannya proses pengerjaan rehabilitasi gedung DPRD Pelalawan menjadi perhatian serius Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan.

Untuk mengetahui penyebab lambatnya pengerjaan proyek yang telah berjalan lebih dari 40 hari tersebut, Dinas PU-PR Pelalawan bakal melakukan pemanggilan kepada pelaksana proyek.

"Kita ingatkan, supaya pekerjaan itu dipercepat, karena waktu tinggal beberapa bulan lagi," kata Kepala Dinas PUPR Pelalawan, Hasan Tua Tanjung, Senin (3/9/2018).

Rehab gedung wakil rakyat bersumber dari APBD Pelalawan 2015 dengan nilai kontrak Rp 3.282.839.705.04 PT Kemuning Yona Pratam sebagi kontraktor pelaksana dinilai sangat lamban dalam pelaksanaannya.

"Ya, bahan-bahannya segera didatangkan. Dalam itu sebaiknya sudah mulai dikerjakan," ujar Hasan Tua, saat dikonfirmasi GoRiau.

Menurutnya, meski begitu pekerjaan rehab tidak seperti membangun gedung dari awal. Pekerjaan rehab lebih lambat dalam pengerjaannya.

"Rehab tak bisa seperti membangun baru, memang agak lambat. Namaun, jumlah tenaga kerja juga harus disesuaikan dengan bahan," paparnya.

Hasan Tua menegaskan, pihaknya akan segera memanggil kontraktor pelaksana untuk mengetahui persoalan maupun kendala yang dihadapi.

"Saya mau panggil juga kontraktornya, apasih masalahnya. Karena pekerjaan itu tidak bisa dipending, harus selesai tepat waktu. Gedung itu kan digunakan," pungkasnya. ***

wwwwww