Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
17 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
17 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
18 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
22 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
17 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Home  /  Berita  /  Riau

Ditinggal Pergi Anak dan Istri, Pria di Inhil Nekad Akhiri Hidup dengan Seutas Tali

Ditinggal Pergi Anak dan Istri, Pria di Inhil Nekad Akhiri Hidup dengan Seutas Tali
Minggu, 09 September 2018 10:26 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN - Seorang pria di Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan, Inhil, Riau ditemukan sudah tidak bernyawa dengan leher terikat tali di depan WC. Pria 27 tahun itu ditemukan pertama kali oleh ibu kandungnya, Sabtu (8/9/2019) sore.

Sang ibu yang setelah selesai mengajar mengaji, berniat menuju WC. Namun sesampai di depan WC, ia terkejut melihat anaknya sudah dalam kondisi tergantung di tiang konsen pintu WC. 

Ia pun langsung menjerit memangil suaminya dan memberitahu bahwa anaknya yang biasa dipanggil Utuh itu gantung diri di tiang depan kamar mandi.

Suami istri yang sudah renta itu lalu bersama sama menurunkan tubuh anaknya yang sudah tak bergerak lagi. 

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak Kepolisian dan membawa korban ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan Visum Et Repertum. 

Dari hasil Visum, diketahui terdapat luka memar di bagian leher bekas jeratan tali, dan  tidak ditemukan tanda tanda kekerasan lain di tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia karena kehabisan nafas karena jeratan tali.

"Hasil penyelidikan sementara, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri disebabkan frustasi karena ditinggal pergi istrinya, dan membawa satu-satunya anak hasil pernikahan mereka," jelas Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony Putra melalui PAUR Humas Polres, IPTU Heriman Putra, Minggu (9/9/2018). ***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww