Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
24 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Riau

Pemuda Demo Kantor Camat XIII Koto Kampar Terkait Maraknya Keberadaan Galian C

Pemuda Demo Kantor Camat XIII Koto Kampar Terkait Maraknya Keberadaan Galian C
Rabu, 12 September 2018 21:55 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Sejumlah pemuda dan mahasiswa Kecamatan XIII Koto Kampar yang tergabung dalam Forum Pemuda Peduli Lingkungan melakukan aksi damai ke kantor Camat XIII Koto Kampar, Rabu (12/9/2018). Massa menuntut pihak pemerintah kecamatan untuk menghentikan aktifitas pertambangan yang dinilai ilegal alias tidak mengantongi izin.

"Kami pemuda yang peduli dengan lingkungan meminta kepada pihak pemerintahan kecamatan untuk menghentikan aktifitas pertambangan, karena ulah pertambangan ini sejumlah warga sudah berjatuhan bahkan pernah tewas akibat truk angkutan galian C," ungkap Defkan selaku korlap.

Banyak korban, kata dia, mengalami kecelakaan tunggal karena jalan aspal yang baru saja dibangun oleh pemerintah pada akhir 2017 lalu berlumpur. Ditambah lagi basah karena disiram cucuran air dari bak mobil angkutan galian C.

"Satu tahun silam, dua orang anak SD di Desa Gunung Bungsu mengalami pecah kepala dan meninggal dilindas mobil angkutan galian C yang muatannya melebihi kafasitas, dan satu lagi meninggal tenggelam dalam lobang bekas galian C berisi air," katanya.

Ditambahkannya, ratusan korban kecelakaan tunggal sudah terjadi. Bahkan kata Defkan, mobil angkutan galian C membuang muatannya sembarangan.

Senada dengan Asep yang juga korlap dengan menegaskan, jika pihak kecamatan tidak bisa menindak perusahan yang telah merugikan masyarakat, ia mengancam untuk menurunkan massa lebih banyak ke kantor camat dan ke kantor Bupati Kampar.

"Kalau tidak ada solusi dari camat nanti, kami akan terus melakukan aksi kesini (Kantor Camat,red) bahkan ke kantor Bupati Kampar. Jika tidak juga ditanggapi kami akan melakukan aksi blokade jalan," tegasnya.

Semantara itu Kasi Trantip Pemerintah Kecamatan XIII Koto Danil, berjanji akan memanggil semua pihak pengusaha. Dalam rapat yang direncanakan besok pagi, Kamis 13 September 2018.

Danil juga mengakui enam perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan batu hanya dua yang memiliki izin. Sementar empat diantaranya belum mengantongi izin. Dan ada satu usaha galian C yang izinnya sudah mati.

"Kita akui ada enam perusahaan usaha galian Ynag tidak mengantongi izin di Kecamatan XIII Koto Kampar. Namun kami akui juga tidak berani menutupnya karena banyak warga setempat mata pencarian di galian C tersebut," sebut Danil.

Ia menambahkan dengan menghimbau kepada mahasiswa dan pemuda untuk bisa hadir besok untuk membahas keberadaan galian C tersebut. ***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww