Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
11 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
11 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
10 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Riau

Pemkab Pelalawan Sensus Barang Milik Daerah, Ini Tujuannya

Pemkab Pelalawan Sensus Barang Milik Daerah, Ini Tujuannya
Rabu, 26 September 2018 11:31 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Pelalawan melakukan sensus Barang Milik Daerah (BMD). Sensus barang milik daerah ini, dilakukan pada bulan September ini.

Sensus ini bertujuan untuk menyediakan data secara mutakhir dan terinci terkait barang daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan.

"Sensus barang milik daerah ini, kila laksanakan pada bulan ini," kata Kepala DPKAD, Davidson Saharuddin.

Dalam pelaksanaannya, sensus barang milik daerah ia menargetkan, 33 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pelalawan telah terdata.

"Selain OPD, juga 12 kecamatan yang ada. Untuk dua wilayah kecamatan sudah dimulai terlebih dahulu, yakni Kecamatan Teluk Meranti dan Kecamatan Kuala Kampar," sebut Davidson.

Ia pun menyampaikan permintaan dukungannya atas kegiatan sesnsus itu.

"Tentu, kami minta dukungan dari seluruh OPD. Bagian pengurus barang OPD untuk mendampingi," ucapnya.

Ditambahkan Davidson, pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan setiap lima tahun sekali diwajibkan melakukan sensus barang milik daerah.

"Ini bertujuan untuk menjaga keselarasan data antara kondisi catatan dengan fisik barang itu senditi. Jadi, setiap lima tahun harus dilakukan sensus aset," tandasnya, kepada GoRiau, kemarin. ***

Kategori:Voli, Riau, PON
wwwwww