Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
23 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
4
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
24 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
5
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
21 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
6
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
22 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Home  /  Berita  /  Badminton

Pamit Mancing, Hadi Ditemukan Meninggal di Dasar Laut

Pamit Mancing, Hadi Ditemukan Meninggal di Dasar Laut
Minggu, 07 Oktober 2018 23:38 WIB
JAKARTA - Hadi (35), warga Dusun Mamburit, Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, ditemukan meninggal di dasar laut Mamburit.

"Korban ditemukan di dalam laut dengan kedalaman sekitar 15 meter. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal," kata Kapolsek Kangean, Iptu Karsono, Minggu (7/10/2018).

Korban pamit pergi ke laut untuk memancing pada Sabtu (6/10/2018) pagi, menggunakan perahu dayung atau sampan. Korban memancing di sekitar Pulau Mamburit, tepatnya di sebelah selatan Pulau Mamburit.

"Beberapa jam kemudian, tetangga korban, Mustofa, yang juga tengah memancing ikan, melihat perahu tanpa pemilik, mengambang di laut," terang Karsono.

Mustofa kemudian pulang dan mengabarkan peristiwa itu ke Kepala Desa. Warga kemudian ikut ke laut, mencari pemilik perahu yang diketahu bernama Hadi. Pencarian dilakukan hingga Sabtu malam, namun korban belum ditemukan. Korban baru ditemukan pada Minggu di dalam laut.

"Berdasarkan keterangan warga, korban ini memang tidak bisa berenang. Sebelumnya korban sudah pernah tenggelam di laut, namun bisa diselamatkan oleh nelayan yang saat itu sedang memancing juga. Tapi kali ini, korban tidak bisa diselamatkan," paparnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Puskesamas Arjasa, tidak diketemukan bekas-bekas kekerasan di tubuh korban.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:beritajatim.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww