Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
17 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
17 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
13 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
13 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Akhyar Ajak Seluruh Stakeholder & Masyarakat  Bersama Atasi Banjir

Akhyar Ajak Seluruh Stakeholder & Masyarakat  Bersama Atasi Banjir
Sabtu, 27 Oktober 2018 10:36 WIB
Penulis: Ril
MEDAN-Wakil Wali Kota Medan Ir. H. Akhyar Nasution, MSi mengajak seluruh stakeholder dan lapisan masyarakat untuk berkontribusi dalam mengatasi banjir di Kota Medan. Sebab, Pemko Medan tidak dapat  bekerja sendiri dalam menangani  banjir tersebut. Untuk itu diperlukan keterpaduan satu gerak langkah dari semua pihak sehingga persoalan banjir dapat teratasi di ibukota Provinsi Sumatera Utara.

Ajakan ini disampaikan Wakil Wali Kota ketika menjadi salah satu nara sumber dalam acara talk show yang digelar iNews TV di Hotel Karabia Medan, Jumat (26/10).

Selain Wakil Wali Kota, anggota DPD RI asal Sumatera Utara Parlindungan Purba, Syahnan dari Badan Metreologi, Klimatologi Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan serta Riandi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Dalam talk show bertitel Polemik Sumut dengan mengusung materi “Soal banjir, Ini Salah Siapa”, Akhyar memaparkan, banjir yang melanda Kota Medan akibat ada 10 sungai yang melintasi Kota Medan mengalami penyempitan dan pendangkalan sehingga harus dilakukan normalisasi. Sementara  yang berwenang melakukan normalisasi adalah Badan Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II.

Kemudian Medan Urban Development Project (MUDP) yang dibangun tahun 80-an, jelas Akhyar, tidak dapat dimanfaatkan karena meski telah menghabiskan anggaran yang cukup besar. “Kita tidak tahu mana inlet-nya sehingga tidak bisa terkoneksi untuk menampung air. Padahal riol MUDP yang dibangun itu cukup besar,” kata Akhyar.

Kondisi ini diperparah lagi dengan sikap dan tindakan masyarakat dengan melakukan pembetonan permukaan parit yang ada di depan rumahnya. Akibatnya, air hujan tidak dapat masuk ke dalam parit sehingga menggenangi permukaan jalan yang akhirnya berdampak dengan terjadinya genangan air dan banjir.

Atas dasar itulah, tegas Akhyar, mengatasi banjir tidak bisa dilakukan Pemko Medan sendiri melainkan dukungan penuh semua pihak. “Artinya, harus ada  keterpaduan satu gerak langkah untuk mengatasi banjir. Dengan demikian Pemko Medan dapat mengerjakan apa, Provinsi Sumut mengerjakan apa dan BWS Sumatera II mengerjakan apa yang dilakukan bersama-sama,” ungkapnya.

Begitu pun imbuh Akhyar, langkah itu harus mendapat dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat. Jika tidak, keterpaduan satu gerak langkah yang dilakukan akan sia-sia jika masyarakat tidak mendukungnya. Selain tidak membuang sampah sembarangan dalam parit, dukungan bisa dilakukan masyarakat dengan tidak membeton permukaan parit.

“Jika pun dibeton, permukaan parit harus memiliki lubang inlet untuk jalan air mengalir menuju parit. Di samping itu kita juga harap masyarakat mau mengorek parit yang ada di depan rumahnya masing-masing. Apabila ini dilakukan masyarakat, insya Allah kita dapat mengatasi banjir. Medan merupakan rumah kita bersama, jadi mari kita jaga bersama,” pesannya.

Talk show berlangsung alot, masing-masing nara sumber menyampaikan argumentasinya dalam mengatasi banjir yang terjadi selama ini. Kemudian talk show diisi tanya jawab dengan pengunjung yang dihadiri kalangan mahasiswa, akademisi, pemerhati lingkungan serta komunitas pecinta sungai.*

Editor:Sisie
Kategori:Sumatera Utara, Voli, Olympic, PON, Badminton
wwwwww