Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
23 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
2
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
23 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
7 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
5
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Sepakbola
23 jam yang lalu
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
6
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Pleno Hasil Pemeriksaan Kepala Daerah Terkait Deklarasi Pro Jokowi akan Digelar Kamis

Pleno Hasil Pemeriksaan Kepala Daerah Terkait Deklarasi Pro Jokowi akan Digelar Kamis
Selasa, 30 Oktober 2018 11:39 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Bawaslu Riau akan menggelar rapat pleno keputusan terhadap pemeriksaan sejumlah kepala daerah pada Kamis depan. Berhubung, Bawaslu Riau sudah memeriksa panitia penyelenggara Pro Jokowi, sejumlah kepala daerah yang hadir dalam Deklarasi Pro Jokowi, dan pihak terkait seperti ketua KPU Riau.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisioner Bawaslu Riau, Gema Wahyu Adinata, Selasa, (30/10/2018), yang mengatakan bahwa jadwal ini memang mundur dari pernyataan Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan sebelumnya. Rusidi, sebelumnya mengatakan bahwa kesimpulan hasil pemeriksaan kepala daerah akan diputuskan antara Senin lalu atau hari ini.

"Memang kemarin kita rencanakan paling lambat hari ini, tetapi ternyata ketua (Rusidi Rusdan, red) sedang dinas keluar kota. Maka kita undur hari kamis, menunggu beliau dulu," ujarnya.

Sementara itu, nantinya apabila hasil rapat telah diputuskan, Bawaslu Riau akan menutup kasus dugaan pelanggaran ini jika ternyata memang tidak ada unsur pelanggaran pidana yang dilakukan kepala daerah tersebut. Atau, jika memang ada, Bawaslu Riau akan melanjutkan kasus ini ketingkat yang lebih tinggi. ***

wwwwww