Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
23 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
4
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
23 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
5
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
21 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Riau

Dengar Curhat Emak-emak di Pekanbaru, Sandiaga: Ekonomi Asing Hambat Potensi UMKM Daerah

Dengar Curhat Emak-emak di Pekanbaru, Sandiaga: Ekonomi Asing Hambat Potensi UMKM Daerah
Cawapres nomor urut 2, Sandiaga Salahudin Uno saat berkunjung ke Kota Pekanbaru (foto: barkah/goriau.com)
Senin, 12 November 2018 13:16 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Sandiaga Salahudin Uno, Cawapres nomor urut 2 saat berdialog dengan para emak-emak di Kota Pekanbaru, Riau, menyimpulkan problematika yang dihadapi masyarakat saat ini ialah soal perekonomian.

"Tadi kami sudah berdialog dengan ibu-ibu dari berbagai kelompok rebana di Pekanbaru dan dari curhatan ibu-ibu ini, kita diagnosa problemnya adalah ekonomi," kata Sandiaga Uno disela-sela kunjungannya ke rumah PAN Riau.

Pria yang akrab disapa Bang Sandi itu mengungkapkan, ia ingin emak-emak ini bisa menjadi agen untuk perubahan dan perbaikan di Indonesia, khususnya pada sektor ekonomi untuk kesejahterahan rakyat.

"Faktor x-nya kenapa kita masih sulit maju, karena masih berkutat dengan masalah-masalah klasik. Kedepan, bersama Prabowo-Sandi, kita ingin ada kesempatan untuk pengembangan UMKM," sebutnya.

Masih kata Sandi, hal lainnya yang membuat perekonomian di Indonesia tidak bisa maju, ialah kebijakan dari pemerintah saat ini yang terlalu memanjakan barang impor dan kepentingan asing.

"Dengan kebijakan tersebut, membuat UMKM dan wirausahawan daerah berpotensi tidak memiliki ruang untuk bisa berkembang dan memajukan ekonomi daerah," tuturnya.

Dalam kesempatan itu pula, Sandi menegaskan, pasangan Prabowo-Sandi menyatakan keberpihakannya dengan UMKM dan wirausahawan muda dan juga mempersiapkan berbagai program untuk peningkatan SDM.

"Kita sudah siapkan program bersama Pak Prabowo dengan tujuan agar ekonomi semakin menggeliat dan tentunya mebuka lapangan kerja seluas-luasnya," pungkasnya. ***

wwwwww