Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
17 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
18 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
16 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
7 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton

Sidang Paripurna DPD, Nono Sampono Soroti Tragedi Jatuhnya Lion Air

Sidang Paripurna DPD, Nono Sampono Soroti Tragedi Jatuhnya Lion Air
Senin, 12 November 2018 17:37 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menyampaikan beberapa sikap terkait beberapa peristiwa yang menimbulkan polemik di masyarakat. Salahsatunya adalah peristiwa seperti musibah jatuhnya pesawat Lion Air di perairan Karawang.

Terkait musibah jatuhnya pesawat Lion Air, Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang tanggal 9 Oktober 2018 di Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat.

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono meminta, agar kedepan industri penerbangan yang berorientasi komersial harus mengedepankan unsur keselamatan.

"Tiket murah bukan berarti mengabaikan sistem safety-nya. Kemajuan industri penerbangan nasional sangat tergantung kepada kepercayaan publik akan keselamatan terbangnya. Majunya bisnis penerbangan nasional secara langsung tentu dapat pula mendorong pertumbuhan perekonomian nasional," ucapnya dalam Sidang Paripurna DPD RI yang digelar hari Senin (12/10) di Gedung Nusantara V Kompleks Parlemen.

Dalam sidang yang juga dipimpin oleh Wakil Ketua DPD RI, Darmayanti Lubis dan Akhmad Muqowam ini, DPD RI meminta agar pemerintah selaku regulator agar selalu melakukan pengawasan yang optimal terhadap industri penerbangan nasional. DPD RI meminta agar kedepannya dilakukan audit berkala kepada seluruh kru yang terlibat dalam sebuah penerbangan, seperti pilot, co-pilot, staf pendukung, maupun pesawat yang akan diterbangkan.

Nono juga meminta agar Komite II DPD RI selaku Alat Kelengkapan yang membidangi industri penerbangan dapat turut serta dalam melakukan pengawasan.

"Kita berharap melalui Komite II agar kiranya dapat melakukan pengawasan atas pelaksanaan UU No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Pengawasan dari DPD RI diperlukan guna memastikan pelaksanaan UU tersebut dan perbaikan terhadap sistem penerbangan nasional," ucap Senator asal Provinsi Maluku ini. ***

wwwwww