Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
11 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
12 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Mantap, Bumdes Sumber Rezeki Inhil Buat Turunan Kelapa Jadi Cocofiber, Briket dan Minyak Goreng

Mantap, Bumdes Sumber Rezeki Inhil Buat Turunan Kelapa Jadi Cocofiber, Briket dan Minyak Goreng
Turunan kelapa yang berhasil diolah  Bumdes Sumber Rezeki
Rabu, 14 November 2018 21:48 WIB
TEMBILAHAN - Disaat harga kelapa yang kian terpuruk, ditambah terbatasnya jumlah perusahaan yang menerima kelapa bulat, sebuah Bumdes yang terletak di Deda Sungai Ara, Kecamatan Kempas, Inhil, Riau berinisiatif membuat turunan kelapa.

Sabut kelapa yang biasa tidak dimanfaatkan saat kelapa dijual bulat, dimanfaatkan oleh Bumdes yang bernama Sumber Rezeki ini menjadi cocofit dan cocifiber.

Kemudian daging kelapa diolah menjadi vicio (minyak goreng murni), sedangkan tempurung dari kelapa diolah mejadi briket.

Direktur Bumdes Sumber Rezeki, Hery Asad kepada GoRiau.com menerangkan, dikarenakan belum memiliki gudang, untuk vicio belum dilakukan uji laboratorium.

"Hanya vicio blm uji lab, karna gudang kita belum selesai," lanjutnya.

Sementara untuk pemasaran, dikatakan Hery direncanakan akan dipasarkan ke Jakarta dan Medan."Kita sudah dapat penawara dari Jakarta dan Medan," tambahnya.

Saat ini Bumdes Sumber Rezeki masih dalam tahap penyelesaian, dan di targetkan 2019 sudah mulai beroperasi. "Kita masih ujicoba. Insha Allah 2019 sudah mulai beroperasi," terang Hery. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Ekonomi, Riau, Badminton
wwwwww