Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
15 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
15 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
17 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
17 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
8 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton

Pembunuh Wartawan Muhammadiyah TV Terancam Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Pembunuh Wartawan Muhammadiyah TV Terancam Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
Rabu, 21 November 2018 15:40 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Aparat kepolisian menangkap M Nurhadi, terduga pelaku pembunuhan mantan jurnalis, Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi yang jenazahnya ditemukan di dalam drum, Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/11/2018).

Nurhadi ditangkap di Kelurahan Bantargebang, Bekasi, Selasa siang. "Pelaku ditangkap di cucian motor 'omen' belakang Kelurahan Bantargebang, Kecamatan Bantargebang, Bekasi jam 14.30 WIB," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Argo Yuwono melalui pesan singkat, Selasa malam.

Argo mengatakan, saat diamankan dalam kasus mayat dalam drum ini, polisi menemukan ponsel, kartu tanda penduduk (KTP), surat izin mengemudi (SIM), kartu ATM dan buku tabungan milik korban.

Ia terancam dijerat dengan pasal pembunuhan berencana. Ancamannya bisa hukuman seumur hidup atau mati.

Dari informasi yang dihimpun, warga Narogong, Bekasi itu dijerat dengan Pasal 340 sub 338 dan atau Pasal 365 ayat (3) sub pasal 363 dan atau pasal 480.

"Iya benar. Saat ini masih proses pemeriksaan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (20/11/2018).

Argo belum bisa membeberkan motif pelaku membunuh pria yang akrab disapa Dulfi itu. Lokasi penangkapan pelaku MN ditangkap saat berada di dekat cucian motor Omen belakang kelurahan Bantar Gebang Kecamata Bantar Gebang Bekasi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Beladiri, Olympic, Badminton
wwwwww