Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
9 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
21 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
22 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
20 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
22 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
18 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton
Sesi Latihan

Pasukan Huru-hara Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Amankan Bandara SSK II dari Aksi Demo

Pasukan Huru-hara Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Amankan Bandara SSK II dari Aksi Demo
Jum'at, 23 November 2018 17:35 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
PEKANBARU - Pasukan Penangulangan Huru-hara Lanud Roesmin Nurjadin dikerahkan dalam latihan Penanganan Huru-hara yang diselenggarakan di Jalan Protokol Bandara Sutan Syarief Kasim II, Pekanbaru, Riau, Jumat (23/11/2018). Dalam latihan tersebut   diskenariokan bahwa sekelompok massa pendukung salah satu calon Presiden tidak terima dengan keputusan sidang sengketa  hasil Pemilu yang ditolak Mahkamah Konstitusi.

Atas keputusan tersebut memicu kerumunan massa berjalan berorasi menuju Bandara SSK II dan berusaha menduduki serta melumpuhkan kegiatan penerbangan agar aspirasi mereka didengar oleh pemerintah.

Massa pendemo bergerak dari arah Jalan Jenderal Sudirman ke arah Bandara melewati gerbang utama Bandara SSK II Pekanbaru.

Mengantisipasi hal tersebut, Danlanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Ronny Iriantoi Moningka, memerintahkan Kadisops, Kolonel Pnb Jajang Setyawan untuk segera mengorganisir.

Jajang juga diminta mengerahkan pasukan Penanggulangan Huru Hara (PHH) untuk meredam aksi demo tersebut dan mengamankan Bandara SSK II sebagai salah satu objek vital di Kota Pekanbaru.

Awalnya telah dilakukan negosiasi terlebih dahulu antara TNI AU dengan pendemo, namun tidak berhasil dan situasi kian memanas, mereka mulai merusak pagar dan melempari serta merangsek pagar betis dari pasukan PHH yg menghadang laju mereka.

Aksi saling dorong antara pengunjuk rasa dan petugas terjadi beberapa kali, namun massa belum juga jera dan mulai melakukan tindakan anarkis.

Sebagian ada yang membakar ban dan massa pendemo lainnya menjadi beringas dengan memukuli tameng pasukan PHH serta melempari dengan beragam benda.

Situasi semakin terdesak dan kemudian petugas menembakan water cannon (disimulasikan dengan kendaraan PK) untuk mengurai dan memecah konsentrasi massa.

Ketika itu massa sedang berhadapan dengan petugas, kemudian pasukan anti huru-hara merangsek masuk untuk mengurai kerumunan massa sambil menangkap para pendemo yang dicurigai sebagai provokator tindakan anarkis untuk diamankan.

Akibatnya sebagian pendemo ada yang terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit dengan ambulance. Setelah berjalan beberapa saat, situasi bisa dikendalikan dan massa pendemo diarahkan untuk membubarkan diri dengan tertib.

Ronny menyampaikan bahwa Bandara merupakan obyek vital yang harus diamankan dari gangguan seperti demo, Lanud Rsn harus selalu mempersiapkan diri menghadapi situasi seperti ini.

''Simulasi yang dilaksanakan merupakan bagian dari kegiatan Latihan Penanggulangan Huru-hara di Obyek Vital Bandara, dan dapat berjalan dengan natural, mulai dari datangnya informasi dari pihak kemananan bandara, menurunkan personil PHH, negosiasi dan tindakan preventif,'' kata Ronny.

Menurutnya, Lanud Roesmin Nurjadin harus selalu siap menghadapi potensi ancaman semacam ini, jangan sampai obyek vital lumpuh oleh aksi semacam ini.

''Ada SOP yang harus kami jalani dalam menangani ancaman demo tersebut, hal inilah yang kami uji dan terapkan dalam simulasi kali ini,'' pungkasnya. (gs1)

Kategori:PON, Riau, Badminton
wwwwww