Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
17 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
14 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
15 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
11 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
5
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
18 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
6
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
Home  /  Berita  /  Badminton

Bupati Harris tak Ingin Ada Kades di Pelalawan Masuk Penjara Gara-gara Dana Desa

Bupati Harris tak Ingin Ada Kades di Pelalawan Masuk Penjara Gara-gara Dana Desa
Sosialisasi peraturan perundang-undangan tahun anggaran 2018, diikuti seluruh Kades, Lurah dan Camat di Kabupaten Pelalawan, Selasa (27/11/2018).
Selasa, 27 November 2018 11:22 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Bupati Pelalawan, HM Harris mengatakan tidak ingin ada Kepala Desa (Kades) di daerahnya yang masuk yang terjerat hukum dan masuk penjara gara-gara Dana Desa (DD).

Pernyataan Bupati Harris ini disampaikan saat acara sosialisasi peraturan perundang-undangan tahun anggaran 2018 diikuti seluruh Kades di Kabupaten Pelalawan bertempat di Auditorium Kantor Bupati, Selasa (27/11/2018).

Menurutnya sudah ada kejadian kepala desa yang terjerat kasus hukum dan berakhir di penjara. "Saya tak ingin ada Kades masuk penjara. Bagaimana untuk menyelesaikan masalah, jangan sudah besar dan terbengkalai baru sibuk," katanya.

Agar tidak terjerat kasus hukum, kata Bupati Harris, penggunaan Dana Desa harus dimulai dengan perencanaan yang baik dan bener. Serta diikuti oleh pengawasan yang baik.

"Untuk itu, agar dimulai dari perencanaan yang baik. Bagaimana dana desa ini digunakan dengan baik untuk infrastruktur desa," pesannya.

Ia juga berpesan kepada seluruh Kades yang hadir untuk menjalin komunikasi yang baik agar tidak ada perbedaan antara Kepala Daerah dan Kades.

"Jangan ada hubungan terbatas dengan bupati karena jabatan dan kepangkatan. Jangan menunggu secara formal, kalau menunggu formal kapan selesai," ujar Bupati Harris, dalam sambutan. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww