Home > Berita > Hukum

Polisi Tembak Mati 2 Perampok Modus Pecah Kaca di Pekanbaru, Ini Kronologis Kejadiannya..

Polisi Tembak Mati 2 Perampok Modus Pecah Kaca di Pekanbaru, Ini Kronologis Kejadiannya..
Kedua pelaku saat dibawa menggunakan mobil petugas.
Jum'at, 30 November 2018 17:19 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
PEKANBARU - Tim Rescue Satreskrim Polresta Pekanbaru, Riau, menembak mati dua orang pelaku pencurian uang dengan modus pecah kaca mobil korbannya. Keduanya sempat melawan polisi dengan senjata api, sehingga diambil tindakan tembakan.

''Kedua tersangka Asron (39), warga Bengkulu, dan Juanda tewas di lokasi setelah baku tembak dengan petugas yang berusaha menangkap mereka,'' ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto, Jumat (30/11/2018).

Susanto menyebutkan, kedua pelaku mencuri uang dalam mobil fortuner milik Ali Rahman (51), warga Jalan Pasir Putih, Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru, Riau. Saat itu, korban baru saja selesai sholat Jumat. Mobilnya di parkir di Jalan Ikhlas Gang Ridho nomor 8 Kelurahan Labuh Baru Timur Kecamatan Payung Sekaki.

''Usai salat, korban melihat kaca mobilnya pecah bagian belakang sopir. Lalu korban mengecek isi mobil, ternyata tas yang berisi uang Rp 50 juta dan barang-barang lainnya sudah hilang,'' kata Susanto.

Kemudian korban melaporkan kejadian itu ke Polresta Pekanbaru. Tak lama kemudian, anggota Kring Reserse melihat 3 orang yang mondar-mandir di bank seputaran Pekanbaru.

''Lalu petugas membuntuti ketiga orang itu. Kemudian saat tiba di Jalan Ikhlas Labuh Baru, petugas menabrak pelaku dengan mobil. Pelaku pun jatuh dari sepeda motornya,'' kata Susanto.

Begitu melihat polisi, pelaku mencoba kabur dan mengacungkan senjata api ke polisi. Bahkan, pelaku yang lain menembaki polisi dengan senjata api sebanyak 2 kali.

''Karena ditembaki, petugas kita mengambil tindakan terukur dan terarah kepada kedua pelaku hingga terjatuh dan tersungkur,'' kata Susanto.

Selanjutnya kedua pelaku dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Sementara korban membuat laporan ke Polresta Pekanbaru atas kasus pencurian dengan pemberatan yang dialaminya.

''Sejumlah barang bukti berhasil diamankan, berupa uang Rp 50 juta yang mereka ambil dari dalam mobil korban. Sepeda motor, HP milik korban serta dua pucuk senjata api rakitan,'' jelas Susanto.

Dalam kasus ini satu pelaku berhasil melarikan diri dengan sepeda motornya. Polisi memburu pelaku tersebut. Polisi mendeteksi pelaku melakukan aksinya dengan sepeda motor. ''Satu pelaku berhasil kabur dengan sepeda motornya,'' pungkasnya. (gs1)

wwwwww