Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
15 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
2
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
15 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
15 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
15 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
5
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
15 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
14 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Langkah Dubes Saudi Dianggap Benar Sesuai Ajaran Islam

Langkah Dubes Saudi Dianggap Benar Sesuai Ajaran Islam
Duta Besar Arab Saudi Syaikh Osama Al-Syuaibiy. (istimewa)
Selasa, 04 Desember 2018 14:11 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Langkah yang diambil Duta Besar Arab Saudi Syaikh Osama Al-Syuaibiy dianggap sudah tepat sesuai ajaran Islam. Hal ini diungkapkan Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin saat dikonfirmasi GoNews.co, terkait pernyataan sang dubes terhadap aksi 212, Selasa (4/12/2018).

"Dubes Saudi telah benar mendudukan persoalan sudah pada tempatnya sesuai ajaran islam," katanya.

Ia mengaku setuju karena bendera berkalimat Tauhid itu dibakat oleh oknum dari Banser tapi justru dibela. Itu dianggap sebagai langkah adu domba.

"Karna bagaimanapun bendera kalimat tauhid telah dibakar oleh oknum Banser namun justru pimpinan organisasi itu malah membelanya dan itu adalah upaya adu domba terhadap anak bangsa serta menistakan Pancasila," sesalnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam cuitannya, Osama bin Mohammed Abdullah Al-Suaibi menyebut Reuni Akbar 212 yang berlangsung Ahad, 2 Desember 2018 terjadi lantaran dipicu pembakaran bendera Tauhid oleh orang atau organisasi yang sesat.

"Massa yang berjumlah lebih dari satu juta berkumpul demi menyatakan persatuan umat Islam merupakan reaksi keras terhadap dibakarnya bendera tauhid oleh seorang atau pihak organisasi sesat, menyimpang, kurang lebih sebulan yang lalu," begitu sepenggal isi cuitan Dubes Arab Saudi lewat akun @Os_alshuibi yang diterjemahkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siradj di hadapan wartawan pada Senin sore.***


wwwwww