Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
16 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
14 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
14 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
18 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
10 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
6
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
Home  /  Berita  /  Badminton

Langkah Dubes Saudi Dianggap Benar Sesuai Ajaran Islam

Langkah Dubes Saudi Dianggap Benar Sesuai Ajaran Islam
Duta Besar Arab Saudi Syaikh Osama Al-Syuaibiy. (istimewa)
Selasa, 04 Desember 2018 14:11 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Langkah yang diambil Duta Besar Arab Saudi Syaikh Osama Al-Syuaibiy dianggap sudah tepat sesuai ajaran Islam. Hal ini diungkapkan Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin saat dikonfirmasi GoNews.co, terkait pernyataan sang dubes terhadap aksi 212, Selasa (4/12/2018).

"Dubes Saudi telah benar mendudukan persoalan sudah pada tempatnya sesuai ajaran islam," katanya.

Ia mengaku setuju karena bendera berkalimat Tauhid itu dibakat oleh oknum dari Banser tapi justru dibela. Itu dianggap sebagai langkah adu domba.

"Karna bagaimanapun bendera kalimat tauhid telah dibakar oleh oknum Banser namun justru pimpinan organisasi itu malah membelanya dan itu adalah upaya adu domba terhadap anak bangsa serta menistakan Pancasila," sesalnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam cuitannya, Osama bin Mohammed Abdullah Al-Suaibi menyebut Reuni Akbar 212 yang berlangsung Ahad, 2 Desember 2018 terjadi lantaran dipicu pembakaran bendera Tauhid oleh orang atau organisasi yang sesat.

"Massa yang berjumlah lebih dari satu juta berkumpul demi menyatakan persatuan umat Islam merupakan reaksi keras terhadap dibakarnya bendera tauhid oleh seorang atau pihak organisasi sesat, menyimpang, kurang lebih sebulan yang lalu," begitu sepenggal isi cuitan Dubes Arab Saudi lewat akun @Os_alshuibi yang diterjemahkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siradj di hadapan wartawan pada Senin sore.***

wwwwww