Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
24 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Riau Jadi Provinsi Pertama yang Sudah Menyelesaikan Rencana Aksi Daerah SDGs di Indonesia

Riau Jadi Provinsi Pertama yang Sudah Menyelesaikan Rencana Aksi Daerah SDGs di Indonesia
Kamis, 06 Desember 2018 20:53 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Provinsi Riau menjadi provinsi pertama yang telah menyelesaikan Rencana Aksi Daerah (RAD) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) di Indonesia.

Direktur Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air, Kementerian PPN/Bappenas, Nur Hygiawati Rahayu mengatakan, bahwa RAD TPB/SDGs disusun melalui pendekatan partisipatoris dengan melibatkan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, pelaku usaha, filantropi, media dan akademisi.

Dalam proses penyusunannya, para pemangku kepentingan daerah diberi ruang untuk merencanakan pembangunan daerah mereka sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing.

Di mana, Riau merupakan salah satu provinsi yang terdepan dalam menunjukkan komitmen pencapaian TPB/SDGs.

"Riau sebagai provinsi pertama yang telah menetapkan RAD TPB/SDGs Provinsi Riau Tahun 2017-2019 melalui Peraturan Gubernur Riau Nomor 33 Tahun 2018 tanggal 5 Juni 2018," kata Nur di Hotel Premiere Pekanbaru, Kamis (6/12/2018).

Untuk itu, lanjut Nur, diperlukan kelengkapan data. Yang mana, indikator TPB/SDGs sebagai turunan aplikatif dari RAD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan juga penyusunan program daerah yang selaras dengan RAD, RPJMD dan RPJMN untuk semakin disesuaikan dengan TPB/SDGs. Yang perlu diingat, capaian pelaksanaan program-program daerah dengan langkah pendekatan yang komprehensif, holistik dan progresif merupakan target utama dari pengintegrasian tersebut.

"Selain itu, pemantauan dan evaluasi tersebut tidak hanya meliputi pemerintah daerah, namun juga pemangku kepentingan lainnya dengan membangun system self voluntary asessment sebagai bentuk komitmen dalam pelaporan pencapaian program TPB/SDGs di kalangan pemangku kepentingan non pemerintah," ungkapnya.

Atas pertimbangan berbagai prestasi tersebut, Pemprov Riau bersama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Kementerian Komunikasi dan Informatika, beserta Kantor Staf Presiden menggelar kegiatan dialog bertajuk "Forum Komunikasi Daerah; Percepatan Implementasi SDGs/TPB dengan Kerja Sama Multi Pihak". Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Premier Pekanbaru, Kamis (6/12/2018) tersebut mengundang pemangku kepentingan lain yang berjumlah 150 peserta yang terdiri dari organisasi masyarakat sipil, pemerintah kabupaten/kota, organisasi perangkat daerah dan pelaku dunia usaha serta akademisi.

Hadir di forum komunikasi ini, Tenaga Ahli Utama Kedeputian II Kantor Staf Presiden Abetnego Tarigan, Direktur Politik Luar Negeri dan Kerja Sama Pembangunan Internasional Wisnu Utomo, Direktur Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air Kementerian PPN/Bappenas Nur Hygiawati Rahayu, dan Kepala Bappeda Riau Rahmad Rahim. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww