Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Riau

Datang ke Pekanbaru, AHY: Saya Ingin Investigasi Insiden Perusakan Bendera Demokrat

Datang ke Pekanbaru, AHY: Saya Ingin Investigasi Insiden Perusakan Bendera Demokrat
Massa menyambut kedatangan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pekanbaru, Minggu (16/12/2018)
Minggu, 16 Desember 2018 19:02 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzahra
PEKANBARU - Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat (PD), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, kedatangannya ke Pekanbaru ialah untuk melakukan investigasi terkait perusakan bendera dan atribut PD di Kota Bertuah pada Jumat (14/12/2018) malam lalu.

"Perusakan tersebut sudah menjadi isu nasional. Sehingga saya juga ingin turun langsung untuk melakukan penyelidikan," ujar AHY kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Minggu (16/12/2018) sore.

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga menyayangkan aksi anarkis tersebut. Menurutnya, perusakan bendera dan atribut Partai Demokrat bisa merusak demokrasi. Karena dilakukan dengan sengaja oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Saya sendiri sangat menyayangkan, bahkan mengutuk. Karena yang jelas, hal ini bisa merusak demokrasi," ujar AHY kecewa.

Untuk itulah, pihaknya berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Ia juga meminta kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan motif perusakan tersebut.

"Saya tidak ingin kejadian ini berlarut-larut. Karena saya ingin tahu motifnya melakukan hal ini apa," jelasnya lagi.

AHY juga memaparkan, bahwa investigasi insiden ini sangat penting. Sebab, ia merasa tidak terima dengan aksi yang diduga dilakukan oleh 35 orang tersebut.

"Saya tak terima. Wajah ketua umum dan lambang kita dicoret-coret. Masalah ini harus diusut dengan serius, karena kalau dibiarkan nanti dianggap sebagai hal yang lumrah terjadi," tutupnya. ***

wwwwww