Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
10 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
9 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
6
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
7 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Home  /  Berita  /  Badminton

Polda Metro: Sepanjang Tahun 2018, 276 'Nyawa Melayang' Akibat Ngebut di Jalanan

Polda Metro: Sepanjang Tahun 2018, 276 Nyawa Melayang Akibat Ngebut di Jalanan
Ilustrasi kecelakaan. (istimewa)
Senin, 17 Desember 2018 20:34 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat jumlah korban jiwa disebabkan kecelakaan karena faktor melebihi batas kecepatan berkendara pada tahun 2018 meningkat ketimbang tahun sebelumnya.

Pada tahun 2017 lalu, tercatat ada sebanyak 222 jiwa melayang di jalan akibat kecelakaan lalu lintas yang dipicu faktor kelebihan batas kecepatan. Sedangkan pada tahun 2018 tercatat ada sebanyak 276 jiwa melayang di jalan akibat kecelakaan yang dipicu faktor kelebihan batas kecepatan.

Bahkan, jumlah ini masih bisa bertambah karena jumlah 276 itu baru hasil perhitungan hingga bulan November. Sedangkan untul bulan Desember hasil perhitungannya belum keluar.

"Jumlah 276 korban jiwa itu terhitung sejak Januari hinggga November. Jumlah korban jiwa itu dari 127 kejadian yang terjadi sejak Januari hingga November," kata Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Budiyanto saat dikonfirmasi, Senin 17 Desember 2018.

Sedangkan untuk jumlah luka berat akibat kecelakaan yang disebabkan faktor kelebihan kecepatan pada tahun 2017 lebih banyak daripada tahun 2018. Jika tahun 2017 ada sebanyak 577 korban mengalami luka berat, pada tahun ini dicatat ada sebanyak 337 korban luka berat.

Meski begitu, perlu dicatat lagi bahwa jumlah korban luka berat di tahun 2018 masih bisa bertambah karena jumlah korban luka berat pada bulan Desember di tahun 2018 belum dirinci oleh Ditlantas Polda Metro Jaya.

Kemudian, untuk jumlah korban luka ringan pada tahun 2017 tercatat ada 2.342 korban. Sedangkan di tahun 2018 ada 2.724 korban. Lagi-lagi jumlah di tahun 2018 masih bisa bertambah karena Ditlantas Polda Metro Jaya juga belum mengeluarkan perhitugan di bulan Desember tahun 2018 untuk perhitungan jumlah korban luka ringan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww