Loading...    
           

Jasad Pria Tak Dikenal Ditemukan di Kolong Jembatan Mahakam Samarinda

Jasad Pria Tak Dikenal Ditemukan di Kolong Jembatan Mahakam Samarinda
Proses evakuasi mayat di kolong jembatan mahakam samarinda. (istimewa).
Jum'at, 04 Januari 2019 23:33 WIB
JAKARTA - Warga Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur, siang tadi dibikin heboh dengan temuan jasad pria. Sempat dikira jasad itu mengambang di Sungai Mahakam. Namun belakangan, jasad pria itu ada di kolong jembatan.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 14.00 Wita. Sosok mayat ditemukan pertama kali oleh Iskandar (30), saat berjalan kaki di sisi kiri jembatan dari arah kota, ke Samarinda Seberang.

"Saya lagi jalan bertiga dengan teman. Saya cium bau anyir (bau tak sedap). Saya coba turuni ke bawah kolong jembatan, ternyata ada mayat," kata Iskandar, kepada wartawan di lokasi kejadian, Jumat (4/1).

Iskandar pun terkejut melihat mayat dalam kondisi bengkak itu, dan bergegas melapor ke polisi. "Saya lapor ke pos polisi jembatan. Setelah itu baru ramai warga datang," ujar Iskandar.

Tim Polsek Kawasan Pelabuhan dan relawan kebencanaan, sempat mengira mayat itu ditemukan mengambang di Sungai Mahakam. "Posisinya di kolong jembatan, tidur terlentang. Diperkirakan sudah 4 hari. Di sebelahnya, ada potongan roti," kata salah seorang relawan, Mujadi, di lokasi.

"Kondisinya sudah melepuh. Dugaannya sakit ya, badannya sudah melepuh. Kalau bekas luka, tidak ada. Dan juga, tidak ada identitas sama sekali. Yang jelas, korban pakai training dan kaos. Enggak ada barang-barangnya," ujar Mujadi.

Sekira pukul 15.05 Wita sore ini, jasad berhasil dievakuasi dari kolong jembatan, dan dimasukkan ke dalam ambulan. Warga pun menyemut, ingin melihat dari dekat proses evakuasi.

"Kita bawa ke RSUD, untuk dibuatkan visum, dan laporan polisi," kata Kanit III Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Samarinda, Iptu Agus Purwadi.

Agus memastikan, kasus itu sedang dalam penyelidikan polisi. Namun indikasi awal, tidak ditemukan tanda kekerasan. "Lokasinya di kolong jembatan, antara pondasi. Diduga tempat itu dipakai tidur korban, dan tinggal di kolong jembatan. Yang jelas kondisinya sudah membengkak," demikian Agus. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, Nusa Tenggara Barat

       
        Loading...    
           
wwwwww