Jadi Kawasan Wisata Berbudaya Melayu, Pantai Puak Dumai Dapat Bantuan Kemenpar

Jadi Kawasan Wisata Berbudaya Melayu, Pantai Puak Dumai Dapat Bantuan Kemenpar
Minggu, 13 Januari 2019 20:11 WIB
Penulis: Muhammad Ridduwan
DUMAI - Pantai Puak, Dumai, mendapatkan suntikan dana dari Kementerian Pariwisata sebesar Rp1,6 miliar. Bantuan tersebut diberikan karena adanya penetapan lokasi wisata berbasis budaya Melayu di kota Dumai.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Dumai, Fauzi Efrizal, menyebutkan, kucuran dana tersebut didapatkan karena kawasan wisata yang berlokasi di kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai dikelola oleh Pemerintah.

"Kucuran dana dari Kementrian Pariwisata ini khusus untuk pengembangan ikon wisata di Pantai Puak," kata Fauzi Efrizal, Minggu (13/1/2019).

Disebutkannya, kawasan wisata Pantai Puak Teluk Makmur merupakan kawasan wisata berbasis budaya melayu di kota Dumai, sehingga menjadi bahan pertimbangan bagi kementrian untuk pengembangannya, dimana tahun 2018 kita juga mendapatkan bantuan sebesar Rp1,1 miliar untuk pembuatan panggung seni.

"Bantuan ini didapatkan karena berdasarkan usulan yang pernah diajukan dan alhamdullilah direalisasi pemerintah pusat, bantuan digunakan untuk penambahan fasilitas yang kurang," katanya.

Pantai Puak Teluk Makmur sendiri dikatakannya, merupakan satu program prioritas pengembangan kepariwisataan, karena pemerintah Dumai saat ini tengah gencar pengembangan sektor wisata.

Potensi Pantai Puak sendiri diakuinya saat ini mulai bagus, karena adanya kenaikan jumlah kunjungan wisatawan lokal sehingga berdampak bagi ekonomi masyarakat setempat. Dengan bertambahnya fasilitas untuk menunjang tempat tersebut, Fauzi optimis kunjungan masyarakat akan terus meningkat, sehingga berdampak pada meningkatnya Pendapatan Asli Daerah.

Dikatakannya juga, target PAD tahun 2018 senilai Rp30 juta tercapai dari retribusi parkir dan biaya masuk yang dikelola oleh masyarakat setempat. ''Untuk tahun 2019 direncanakan akan ada peningkatan PAD dua kali lipat dari tahun sebelumnya," katanya mengakhiri. ***


wwwwww