Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
24 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
2
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
22 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
3
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
22 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
4
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
5
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Sepakbola
22 jam yang lalu
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
6
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
Sepakbola
22 jam yang lalu
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
Home  /  Berita  /  Badminton

Satgas Antimafia tak Peduli Joko Driyono Jadi Plt Ketua PSSI

Satgas Antimafia tak Peduli Joko Driyono Jadi Plt Ketua PSSI
Kabiro Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (istimewa)
Minggu, 20 Januari 2019 18:02 WIB
JAKARTA - Penunjukkan Joko Driyono sebagai Ketua Umum Sementara PSSI tak memengaruhi proses pengusutan kasus pengaturan skor sepak bola. Satgas Antimafia Bola akan memeriksa Joko usai Kongres Tahunan PSSI.

"Urusan internal PSSI, Polri tidak turut campur karena ada statuta yang mereka laksanakan. Kalau satgas hanya melihat fakta hukum terkait pidana yang ada hubungannya dengan pengaturan skor," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Dedi Prasetyo, seperti dilansir GoNews.co dari  Republika.co.id, Minggu (20/1).

Karena itu, pemanggilan pemeriksaan terhadap mantan Wakil Ketua Umum PSSI akan tetap dilakukan oleh Satgas Antimafia Bola. Pemeriksaan tersebut akan dilaksanakan setelah kegiatan Kongres Tahunan PSSI yang dilaksanakan di Bali usai, yakni pada 24 Januari 2018.

"Ya setelah kongres. Nanti kalau sudah ada up datenya akan diinfokan," kata Dedi.

Sebelumnya, Joko meminta Satgas Antimafia Bola menjadwalkan ulang pemeriksaan atas dirinya. Ia mengaku tak bisa memenuhi pemanggilan lantaran kesibukan pra-kongres tahunan PSSI yang akan digelar pada 20 Januari di Bali.

Joko menerangkan, ia sudah menerima surat pemanggilan dari satgas untuk pemeriksaan pada Jumat (18/1). Tetapi, pada tanggal tersebut ia harus berada di Bali. "Saya mengajukan agar dilakukan penjadwalan ulang," katanya saat dihubungi wartawan, Kamis (17/1).

Penjadwalan ulang pemeriksaan terhadap dirinya disepakati setelah kongres, yakni pada Kamis (24/1). Joko tak mau berspekulasi soal apa yang akan dimintakan satgas dalam pemeriksaan mendatang. Akan tetapi, ia menegaskan, siap untuk diperiksa dan memberikan keterangan.  "Saya rasa siap saja," ucapnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:repulika.co.id
Kategori:DKI Jakarta, Non Olympic, Voli, Olympic, Badminton
wwwwww