Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Badminton

Minta Dieksekusi ke Rutan Mako Brimob, Buni Yani : Biar Kaya Pak Ahok

Minta Dieksekusi ke Rutan Mako Brimob, Buni Yani : Biar Kaya Pak Ahok
Jum'at, 01 Februari 2019 20:28 WIB
JAKARTA - Buni Yani mengaku siap menghadapi eksekusi atas putusan kasasi dalam perkaranya. Dia meminta ditahan di Rutan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.

"Kalau nanti dieksekusi untuk masuk, akan minta juga ke rutan Mako Brimob biar sama dengan Pak Ahok (Basuki Tjahaja Purnama)," kata Buni Yani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Alasannya, kata Buni Yani, agar sama dengan tempat Ahok ditahan. Ahok ditahan di Rutan Mako Brimob atas kasus penodaan agama. Kasus penodaan Ahok disebut berkaitan dengan unggahan video yang diedit Buni Yani.

"Karena dari dulu kan katanya terkait dengan Pak Ahok. Ya, sudah kita minta sama dengan Ahok," ujarnya.

Buni Yani divonis bersalah melanggar Pasal 32 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam putusan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Dia dihukum 18 bulan penjara saat itu.

Perlawanan hukum Buni Yani berlanjut ke tingkat pengadilan tinggi tetapi kandas. Sampai kemudian jaksa dan Buni Yani sama-sama mengajukan kasasi. Namun MA menolak kasasi tersebut, baik untuk Buni Yani maupun jaksa.

Saat ini Buni Yani tengah menuju Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok setelah bertemu Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah di DPR. Dia mengaku siap dieksekusi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:DETIK.COM
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Beladiri, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww