Loading...    
           

Wujudkan Riau Hijau, Gubri Syamsuar: Kita Tidak Lagi Terbitkan Izin Konsesi Kebun Sawit

Wujudkan Riau Hijau, Gubri Syamsuar: Kita Tidak Lagi Terbitkan Izin Konsesi Kebun Sawit
Gubernur Riau, Syamsuar.
Selasa, 05 Maret 2019 07:26 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
PEKANBARU - Sesuai dengan program kedelapan dalam 100 hari kerja Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dengan Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Nasution, untuk mewujudkan Riau hijau perlu merumuskan konsep dengan melibatkan perusahaan dan masyarakat.

Untuk mewujudkan Riau hijau, dikatakan Syamsuar kepada GoRiau.com, pihaknya tidak akan lagi memberikan izin konsesi. Karena ini merupakan komitmen dari Presiden RI Joko Widodo, yangbtidak akan lagi memberikan izin konsesi perkebunan sawit di Bumi Lancang Kuning ini. Hal itu diungkapkan dirinya dihadapan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Mornando.

"Karena kebun sawit di Riau ini sudah cukup besar dan luas. Termasuk kebun sawit terluas di Indonesia. Jadi saya berpikir sudah cukup. Apalagi, tidak afa lagi lahan yang bisa dimanfaatkan untuk kebun sawit. Jangankan cari 1.000 cari 100 saja payah. Kecuali lahan orang, lain persoalan," kata Syamsuar, Selasa (5/3/2019).

Dikatakan mantan bupati dua periode ini, bahwa hal merupakan pedoman Pemerintah Provinsi Riau. Juga sebagai informasi yang perlu diketahui oleh banyak pihak, terutama pengusaha yang investasi di Riau.

"Saya sudah pernah diwawancara oleh media Singapura dan dia bertanya. Apakah tidak terganggu investasi di Riau ini kalau tidak ada investasi untuk memanfaatkan hutan ataupun tanah. Saya bilang masih banyak investasi yang bisa dilakukan selain memanfaatkan tanah, karena tanah di Riau hutannya sudah hampir tidak ada lagi," ungkap Syamsuar.

Masih dikatakan Syamsuar, bahwa hal ini merupakan komitmen dirinya bersama Edy Nasution untuk masyarakat Riau dalam memperbaiki lingkungan.

"Ini merupakan komitmen kami, karena kami sangat sayang denga masyarakat Riau dan mencintai alam yang sudah Tuhan berikan untuk kita rawat dan jaga dengan baik," jelas Syamsuar. (advertorial)


       
        Loading...    
           
wwwwww