Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Patricia dan Kiarra Raih Emas Kedua, Keane Cetak Hattrick
Olahraga
22 jam yang lalu
Patricia dan Kiarra Raih Emas Kedua, Keane Cetak Hattrick
2
Tegas! Demokrat Tutup Pintu Amandemen UUD dan Dekrit Perpanjangan Jabatan Jokowi
Politik
8 jam yang lalu
Tegas! Demokrat Tutup Pintu Amandemen UUD dan Dekrit Perpanjangan Jabatan Jokowi
3
Dimana Sebenarnya Gerindra dalam Wacana Jokowi 3 Periode?
Politik
20 jam yang lalu
Dimana Sebenarnya Gerindra dalam Wacana Jokowi 3 Periode?
4
Kemendagri Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Humas Pemerintah
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Kemendagri Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Humas Pemerintah
5
Juara Nan Quan Senior Putri Itu Tenyata Seorang Dokter
Olahraga
6 jam yang lalu
Juara Nan Quan Senior Putri Itu Tenyata Seorang Dokter
6
Sampah dan Limbah B3 masih Jadi Soal, PKS Sesalkan Pengurangan Anggaran
Nasional
9 jam yang lalu
Sampah dan Limbah B3 masih Jadi Soal, PKS Sesalkan Pengurangan Anggaran
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ngeluh Tak Ada Modal Promosi Minyak Urut, Ibu Yani Ditawari Sandi Gabung OK OCE

Ngeluh Tak Ada Modal Promosi Minyak Urut, Ibu Yani Ditawari Sandi Gabung OK OCE
Jum'at, 22 Maret 2019 19:48 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
YOGYAKARTA - Yani berinisiatif untuk maju ke atas panggung dan memperkenalkan produknya kepada Sandiaga Salahuddin Uno, minyak urut dengan merek namanya sendiri, Ibu Yani.

"Ini minyak urut produksi saya Pak. Dibikin dari berbagai rempah, pastinya tiga belas rempah, jadi wangi, menyehatkan dan meresap ke kulit," kata Yani berpromosi saat bertemu Sandi di acara dialog bersama UMKM di Pengasih Kulonprogo, Jumat, (22/3/2019).

Ibu Yani hanya terkendala pemasaran. "Ibu Yani, bisa bergabung dengan OK OCE untuk mendapatkan pendampingan, permodalan, khususnya dalam hal pemasaran," terang Sandi.

Ads

Sandi merasakan langsung khasiat minyak urut ibu Yani. Yani menyempatkan diri memijit Sandi dari pangkal lengan hingga ke tangan.

"Bener promosinya, menyerap dan wangi. Cocok untuk menjadi minyak urut," terang Sandi.

Dalam kesempatan itu, Sandi juga berkeliling melihat berbagai produk UMKM yang diproduksi industri rumahan. Dari Kuliner hingga batik khas Kulonprogo, Gebleg. Batik yang punya potensi untuk menjadi lebih besar lagi.

"Sama seperti Bu Yani, yang dibutuhkan adalah pemasaran. Padahal batik Gebleg punya potensi tidak hanya dikenal di Kulonprogo. Tapi juga Indonesia, bahkan internasional. Permasalahannya ya sama dengan Ibu Yani, yaknii pemasaran," terangnya.

Sandi menyatakan, dirinya bersama Prabowo Subianto akan fokus pada ekonomi, khususnya penciptaan dan penyediaan lapangan kerja juga harga-harga kebutuhan pokok yang stabil serta terjangkau.***

wwwwww