Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
23 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
22 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
23 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
23 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton
Sepakbola Piala Presiden 2019

Ini Evaluasi Laga Pertama Final

Ini Evaluasi Laga Pertama Final
Cahyadi Wanda
Rabu, 10 April 2019 16:14 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pertandingan final pertama Turnamen Sepakbola Piala Persiden 2019 sudah usai digelar. Hasilnya, Persbaya Surabaya bermain imbang 2-2 atas Arema FC pada laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (9/4/2019).

Cahyadi Wanda, anggota Steering Committee (SC) Piala Presiden 2019, mengungkap ada beberapa evaluasi terkait dengan jalannya pertandingan dan juga penyelenggaraan. Tapi, sejauh ini evaluasi tersebut bersifat positif.

Dari penyelenggaraan, Cahyadi Wanda memberikan apresiasi positif pada pihak tuan rumah. Baik itu Persebaya, Pemkot Surabaya maupun pihak-pihak terkait lain. Karena upaya maksimal dari berbagai pihak, laga bisa berjalan dengan baik.

"Support dari pemerintah setempat, dari kepolisian dan lainnya, sudah sangat maksimal. Personel kemanan juga sigap. Panpel juga menghadirkan hiburan yakni band dan saya pikir itu luar biasa karena bisa meredakan susana," buka Cahyadi Wanda.

"Dari segi pertandingan, juga sangat seru. Dua tim bermain menyerang dan skor imbang 2-2 akan membuat pertandingan leg kedua di Malang akan jadi penentu siapa yang jadi juara," sambungnya.

Hanya saja, Cahyadi Wanda juga memberi sedikit catatan terkait suporter. Sebab, sempat ada aksi pelempatan botol dan penyalaan suar dari suporter yang kecewa dengan hasil pertandingan. Cahyadi Wanda berharap kejadian seperti itu tidak terulang di masa depan.

"Yang memang harus menjadi perhatian adalah kedewasan suporter kita harus lebih baik lagi ke depannya. Apa pun itu sportifitas nomor satu. Hasil 2-2 bukan berarti kalah, jadi tidak asalan untuk anarkis," ucap Cahyadi Wanda. ***

wwwwww