Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
Hukum
24 jam yang lalu
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
2
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
DPD RI
7 jam yang lalu
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
3
Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out
Politik
13 jam yang lalu
Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out
4
DPP Demokrat Ikhlas jika Pilkada Ditunda, Tapi Ini Syaratnya
Politik
12 jam yang lalu
DPP Demokrat Ikhlas jika Pilkada Ditunda, Tapi Ini Syaratnya
5
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
Politik
12 jam yang lalu
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
6
Nggak Pakai Helm, Cewek SMP Diperkosa Oknum Polantas sebagai Ganti Tilang
Peristiwa
24 jam yang lalu
Nggak Pakai Helm, Cewek SMP Diperkosa Oknum Polantas sebagai Ganti Tilang
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Gubri: Objek Wisata di Riau Harus Ramah Muslim

Gubri: Objek Wisata di Riau Harus Ramah Muslim
Gubernur Riau, Syamsuar.
Jum'at, 12 April 2019 15:17 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Gubernur Riau, Syamsuar menginginkan taman dan objek wisata yang ada kabupaten dan kota di Provinsi Riau harus mencerminkan ramah muslim. Tujuannya untuk mendukung pengembangan wisata halal di Bumi Melayu ini.

"Terutama di daerah, baik berkenaan taman dan objek wisatanya harus mencerminkan ramah muslim. Jadi di situ (objek wisata) harus ada tempat sholat, wudhu, cuci tangan, termasuk toilet dan lainnya," kata Syamsuar kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Jumat (12/4/2019).

Tidak hanya di objek wisata saja, Syamsuar pun sempat menyampaikan saran serupanya kepada manajemen Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Pasalnya, menurut Syamsuar, Bandara SSK II belum memiliki tempat sholat yang terpisah antara laki-laki dan perempuan.

"Saya sudah sampaikan ke GM Bandara SSK II, supaya mereka dapat memisahkan tempat sholat antara laki-laki dan perempuan. Saya harap mereka merespon," ujarnya.

Selain itu, mantan Bupati Siak dua periode ini, rencananya akan mengajak Walikota Pekanbaru untuk melakukan sosialisasi kembali ke restoran, hotel dan mal-mal yang ada di Pekanbaru terkait wisata halal dan syariah.

"Saya sudah bercerita dengan walikota. Kami akan sosialisasi dengan Lembaga Adat Melayu (LAM) kepada pemilik hotel dan PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) supaya bisa memberikan support terhadap program ini," imbuh Syamsuar. (advertorial)


wwwwww