Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
22 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
22 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
6
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
22 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Home  /  Berita  /  Badminton

Pengumuman Pilpres 22 Mei 2019 Akan Dijaga 163 Ribu Personel TNI AD

Pengumuman Pilpres 22 Mei 2019 Akan Dijaga 163 Ribu Personel TNI AD
Senin, 06 Mei 2019 18:53 WIB
JAKARTA - Ratusan ribu personel dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) akan dikerahkan untuk melakukan pengamanan pada saat Komisi Pemilihan Umum mengumumkan hasil rekapitulasi suara pemilihan presiden 22 Mei 2019.

"Sudah pasti, tugas kita pengamanan seperti yang kita lakukan sebelum masa kampanye. Kita libatkan dari AD saja sekitar 163 ribu personel," ujar Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa di kantor Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta Pusat, Senin, 6 Mei 2019.

Menurut dia, jumlah itu atas permintaan dari institusi Polri. Tapi tentunya TNI AD menyiapkan personelnya dalam membantu pengamanan jumlahnya lebih dari yang diminta Polri.

Pihak TNI juga melakukan pemetaan dimana daerah yang rawan konflik terhadap masalah pesta demokrasi Pemilihan Umum 2019 ini. "Kami juga punya rasa tanggung jawab. Kami berusaha mempelajari wilayah  dimana letak rawan. Jadi kami menyiagakan lebih dari yang diminta," ujarnya.
        
Pelibatan personel TNI AD dalam melakukan pengamanan itu dilakukan sejak masa tahapan kampanye, masa tenang, pada hari pencoblosan pemilihan baik presiden dan calon wakil presiden serta para anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah tingkat provinsi, kota dan kabupaten, dan Dewan Pimpinan Daerah.
        
"Kami akan terlibat pada saat pengumuman sampai proses Pemilu ini selesai."***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Viva.co.id
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww