Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Empat Pulau di Riau Terancam Tenggelam, DPR: Kedaulatan dan Keamanan Nasional Terancam
Lingkungan
19 jam yang lalu
Empat Pulau di Riau Terancam Tenggelam, DPR: Kedaulatan dan Keamanan Nasional Terancam
2
Pandemi Masih Berlangsung, Senayan Ingatkan soal Geopolitik
DPR RI
23 jam yang lalu
Pandemi Masih Berlangsung, Senayan Ingatkan soal Geopolitik
3
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
DPR RI
7 jam yang lalu
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
4
Telkomsel 'Mentahkan' Keluhan Denny Siregar soal Kebocoran Data
Peristiwa
20 jam yang lalu
Telkomsel Mentahkan Keluhan Denny Siregar soal Kebocoran Data
5
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
DPR RI
7 jam yang lalu
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
6
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Gede Sukadana Tak Pernah Bicara Kasar Saat Protes

Gede Sukadana Tak Pernah Bicara Kasar Saat Protes
I Gede Sukadana
Kamis, 23 Mei 2019 20:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANTUL - Performa bagus yang ditunjukkan Kalteng Putra FC pada dua pekan awal Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019 dinilai mengejutkan. Dan, performa apik itu tentu saja tidak lepas dari sosok I Gede Sukadana sebagai kapten tim.

Selain karena racikan taktik pelatih Gomes de Oliveira, peran Gede Sukadana juga sangat penting. Sebagai kapten, pemain asal Bali tersebut adalah kepanjangan tangan dari pelatih di atas lapangan.

Gede Sukadana punya beberapa tips yang bisa dibagikan. Salah satunya tentang apa yang harus disampaikan pada rekan-rekannya sesaat sebelum laga dimulai. Kapten biasanya akan memimpin briefing terakhir tim di lapangan.

"Biasanya saya selalu bicara soal motivasi, tentang kerja keras dan kerja sama. Kerja keras itu yang utama karena nanti hasilnya pasti mengikuti," ucap Gede Sukadana.

Sebagai kapten, Gede Sukadana juga jadi penghubung antara pemain dengan wasit. Dia yang mengemban tugas berkomunikasi dengan wasit, baik itu untuk melakukan protes atau sekedar bertanya tentang apa dasar keputusan sang pengadil.

Saat melakukan protes, Gede Sukadana berpesan akan dilakukan dengan cara yang santun. Tidak dengan kata-kata kasar atau terlalu keras. Sebab, hal itu bisa berakibat kartu yang mungkin diberikan oleh wasit.

"Kalau protes sih mungkin ketika ada wasit yang kurang tegas karena saya kan mewakili pemain untuk protes. Saya tidak pernah bicara kasar. Mungkin hanya bertanya kenapa bisa begini, kenapa begitu," sambung eks pemain Arema FC.

Gede Sukadana sendiri adalah pemain yang kenyang pengalaman di kompetisi Indonesia. Dia pernah bermain untuk Persekapas Pasuruan, Persela Lamongan, Arema, dan Bali United. Pada musim 2019 ini, Gede Sukadana memilih bermain di Kalteng Putra FC. ***


wwwwww