Minim Sosialisasi, Pengunjung Objek Wisata ke Kota Bukittinggi Keluhkan Pemakaian Kartu Brizzi

Minim Sosialisasi, Pengunjung Objek Wisata ke Kota Bukittinggi Keluhkan Pemakaian Kartu Brizzi
Kartu Brizzi ( net)
Sabtu, 08 Juni 2019 08:35 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI - Kebijakan Pemko Bukittinggi yang menerapkan sistem e-money di setiap objek wisata berbayar di Kota Bukittinggi menuai berbagai tanggapan dari pengunjung. Banyak pengunjung objek wisata yang hadir ke Bukittinggi yang tidak tahu dengan penggunaan kartu tersebut. Ada pengunjung yang setuju, karena memudahkan mereka dalam melakukan transaksi, karena mereka sudah terbiasa melakukan transaksi dengan kartu Brizzi di tempat yang lain. Namun, banyak juga pengunjung objek wisata di Bukittinggi yang mengeluhkan keberadaan kartu ini, karena mereka tidak bisa masuk objek wisata menggunakan uang cash dan mesti ikut antrean untuk mendapatkan kartu Brizi ini.

Seperti yang disebutkan Siti (34) pada gosumbar, Jumat 7 Juni 2019, dirinya menyebutkan tidak mengetahui bahwa untuk masuk objek wisata Taman Marga Satwa Kinantan Budaya (TMSBK) Kota Bukittinggi mesti menggunakan kartu Brizzi tersebut. Dan dia harus mengantre lama untuk mendapatkan kartu Brizzi karena pengunjung yang memadati area TMSBK. Siti menyebutkan, untuk mendapatkan kartu Brizzi hampir satu jam dirinya mengantre.

"Semestinya pengelola objek wisata ini mensosialisasikan dulu penggunaan kartu ini, kenapa penggunaan kartu ini terkesan dadakan dan baru diberlakukan disaat pengunjung objek wisata tengah membludak di kota Bukittinggi ini. Atau setidaknya objek wisata ini juga melayani tiket karcis dengan uang cash bagi yang belum memahami dan pengerti pemakaian kartu Brizzi ini,"ungkapnya.

Saya lihat banyak pengunjung lainnya yang memilih tidak jadi masuk ke objek wisata, karena proses pengurusan kartu Brizzi yang tidak mereka mengerti, semoga hal ini menjadi bahan evaluasi bagi pengelola objek wisata di Bukittinggi kedepannya, ujarnya lagi.

Pantauan gosumbar, saat masuk objek wisata berbayar di Bukittinggi, pengunjung tidak lagi membeli karcis seperti biasanya, tapi harus menggunakan kartu Brizzi.Brizzi adalah uang elektronik atau e-money yang berbentuk kartu yang diterbitkan oleh BRI (Bank Rakyat Indonesia) sebagai alat pembayaran yang bisa digunakan untuk membayar transaksi belanja (purchase) atau transaksi lainnya dengan cara menempelkan kartu ke mesin pembaca.

Untuk diketahui, Kartu Brizzi dapat dimiliki oleh siapapun tanpa harus memiliki rekening BRI. Kartu Brizzi bisa dipindahtangankan dan digunakan oleh siapa saja untuk melakukan pembayaran atau transaksi digital.

Selain bisa digunakan untuk biaya masuk objek wisata berbayar di Bukittinggi, Kartu Brizzi bisa digunakan secara nasional untuk pembayaran atau transaksi lainnya di seluruh tempat yang ada logo Brizzi, seperti untuk pembayaran jalan tol, parkir, SPBU, pembayaran di toko-toko, atau di tempat lainnya.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Bukittinggi Erwin Umar juga meyakinkan jika penggunaan kartu Brizzi tersebut akan diberlakukan saat libur lebaran 2019 ini.

“Mereka (BRI) kasih dengan dana CSR (Corporate Social Responsibility) dengan biaya sekitar Rp2 miliar, dan kita pemerintah tidak mengeluarkan biaya satu sen pun untuk prosesnya,” terang Erwin Umar.

Menurutnya, penerapan e money di objek wisata berbayar ini dilakukan untuk mencegah terjadinya pungutan liar (pungli) di objek wisata.

Dikatakan juga oleh Erwin Umar, pengunjung yang ingin masuk objek wisata berbayar di Bukittinggi namun tidak punya kartu Brizzi tidak perlu khawatir, karena di objek wisata juga disediakan kartu Brizzi tersebut, ungkapnya.

Tanggapan pengunjung objek wisata ke Kota Bukittinggi juga terlihat dituangkan para netizen di media sosial Facebook, ada ratusan pengunjung yang mengomentari diberlakukannya kartu Brizzi ini di objek wisata Bukittinggi, group Kaba Bukittinggi di FB juga tak luput menjadi tempat menumpahkan uneg-uneg para pengunjung yang hadir di objek wisata Bukittinggi pada masa lebaran ini.(**)


GoNews WNA Asal Uganda Ini Dipulangkan ke Negaranya, Setelah 4 Bulan Dikarantina di Imigrasi Agam
GoNews Selama Belasan Hari, Puluhan Pengedar dan Pemakai Narkotika Diamankan Sat Res Narkoba Polres Bukittinggi
GoNews Gerak Cepat, Polisi Ringkus Pelaku Curas yang Resahkan Warga di Kota Bukittinggi dan Agam
GoNews Waspada! Siang Bolong, Ibu dan Anak Ini Dijambret di Kawasan By Pass Bukittinggi
GoNews Waspada! Begal Beraksi di Fly Over Bukittinggi, Uang Belasan Juta Raib Digondol Pelaku
GoNews Kemkominfo Ajak UMKM untuk Go Global dalam Forum Sosialisasi Menembus Era Pasar Digital
GoNews 43 Kilo Ganja dari Sumut Ini Ditangkap di Pasaman
GoNews Menang Putusan Kasasi di MA, DPD PAN Bukittinggi Segera Gugat KPU dan Bawaslu Bukittinggi ke DKPP
GoNews Nahas...Mobil Minibus Ini Masuk Jurang PLTA Batang Agam, Satu Orang Korban Dilaporkan Meninggal
GoNews Dirugikan Oknum Pegawai BNI, Nasabah Ini Layangkan Somasi ke BNI Cabang Bukittinggi
GoNews Oknum Pegawai BNI Cabang Bukittinggi Ini Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1 M lebih
GoNews Keluarga Petugas KPPS Biaro Agam yang Meninggal Usai Pemilu Mengaku Ikhlaskan Kepergian Anaknya
GoNews Tak Cuma di Sulut, Gempa Juga Guncang Cilacap, Bukittingi, Papua dan Lombok
GoNews SMA Negeri 1 Banuhampu Agam Kembali Wakili Sumbar dalam Lomba LCC Empat Pilar di Senayan
GoNews Jadi Perbincangan Netizen di Medsos, Sat Pol PP Kota Bukittinggi Hapus Tulisan ZION di Halte Bahola Bukittinggi
GoNews Diluar Dugaan, Puluhan Ribu Relawan Ikuti Kampanye Akbar Jokowi - Maruf Amin di Danau Cimpago Padang
GoNews Hari Ini, Ribuan Alumni Perguruan Tinggi Sumbar Deklarasikan Dukungan untuk Capres Jokowi - Maruf Amin di Padang
GoNews Antisipasi Dampak Bencana Alam, Kodim 0304/Agam dan Pemkab Kembali Tanam Puluhan Ribu Pohon di Pantai Tiku
wwwwww