Mengaku 'Ditanami Benih' Anggota Dewan Hingga Hamil 6 Bulan, Postingan Wanita Asal Medan Ini Mendadak Viral

Mengaku Ditanami Benih Anggota Dewan Hingga Hamil 6 Bulan, Postingan Wanita Asal Medan Ini Mendadak Viral
Kamis, 13 Juni 2019 22:01 WIB
MEDAN - Wanita asal Medan, Sumatera Utara yang kesal dan diduga aibaikan oleh suami sirinya, yang merupakan anggota DPRD Medan.

Dalam postingan yang dibuat dimedia sosial facebook, nama anggota dewan tersebut bernama Jangga Siregar. "Saya dengan beliau sudah menikah sirih, dan saya sekarang sedang hamil. Memasuki usia enam bulan. Ini merupakan anak pertama saya," begitulah ungkapan dari wanita bernama Risma Wanita.

Pada tulisannya, perempuan tersebut mengaku memiliki hubungan intim dengan Jangga Siregar, bahkan kini tengah mengandung 6 bulan. Postingan tersebut ditulis pada 10 Juni 2019 pukul 21.08 WIB.

Berikut postingan lengkapnya:

Too Bpk DPR yg terhormat Jangga Siregar. Aku bukan sosok sandiwara yang ahli dalam memerankan karakternya.

Aku juga bukan artis yang ahli dalam memerankan perannya. Namun aku hanyalah seseorang yang sedang berusaha bersandiwara terhadap diriku sendiri, mungkin bersandiwara untuk dirimu juga dan juga beberapa orang disekelilingku.

Karakter dan peranku saat ini pun sangat sulit ku jalani, butuh tenaga extra dan jiwa yang kuat untuk menjalaninya.

Butuh air mata untuk melalui setiap alurnya. Aku harus seolah-olah bisa melupakanmu. Aku harus seolah-olah tidak memperdulikanmu. Aku harus seolah-olah tidak menyayangimu lagi. Aku harus seolah-olah tidak merindukanmu. Aku harus seolah-olah baik-baik saja tidak adanya kamu di hidupku. Aku harus bersikap bahwa aku bisa menjalani ini semua tanpa kamu, tanpa hadirnya kamu di hidupku lagi.

Di depan mereka yang mengenalku, aku harus berkata "Aku baik-baik saja, dan kini aku telah berhasil melupakanmu".

Terkadang aku merasa berada di titik lelah, tapi jika aku mundur? Apa semua akan justru baik-baik saja setelah kepergianku atau bahkan sebaliknya. Bahkan aku selalu ragu terhadap perasaanku sendiri.

Selama ini aku terus mencoba memahami dimana letak egoku itu dan semua perihal kamu, namun waktu demi waktu dan hari demi hari kamu semakin berbeda, kamu semakin jauh.

Coba jelaskan apa kesalahan terbesarku? Dan apa kekuranganku? Lalu di mana letak sebuah perasaanmu yang sudah membuat aku yakin jatuh dan cinta kepadamu dulu, seakan kini semuanya memudar setelah kamu berhasil mampu membuat Benih di Rahim ku.

Kini kamu tak seindah dulu, kamu tak sebaik dulu, bahkan kamu sama sekali tak sehangat dulu. Aku kini benci kamu namun aku sulit pergi dari mu, jujur itu sangat sulit sekali. Terkadang sesekali aku ingin berteriak bahwa kamu itu "JAHAT".

Kamu menjatuhkan sekaligus menghancurkan hidupku. Kamu bohong dengan semua ucapan janji manismu, kamu lupakan dan hancurkan mimpi-mimpi yang pernah kita bicarakan.

Padahal kamu tau perasaan ini selalu utuh untukmu dan pada akhirnya kamu hancurkan dengan sikapmu sendiri, seharusnya kamu tidak usah membuatku yakin dengan perasaanmu terhadapku.

Kalau pada akhirnya kamu membuat aku terluka lebih parah seperti ini, betapa sesaknya luka di hatiku yang kamu buat bahkan tak bisa terkendali. Kamu menyiksa malam-malamku dengan air mata, sekarang kamu sama sekali tdk perduli dengan keadaanku. Padahal aku ini juga istrimu.

Postingan Risma Wati pun mendapat berbagai komentar, baik positif maupun negatif.

Terpisah, saat dikonfirmasi terkait tulisan Risma Wati di laman Facebook miliknya, ia membeberkan awal mulanya berkenalan dengan Jangga Siregar.

"Perkenalan kami berawal dari Facebook, ia mengirim pesan kepada saya, sampai minta nomor WhatsApp. Sekitar tahun 2018. Saat itu ia masih jadi konsultan air dan sebelum menjabat sebagai anggota DPRD Kota Medan," ujarnya melalui WhatsApp seperti dilansir GoNews.co dari Tribun Medan, Kamis (13/6/2019).

Saat itu, sambung Risma dirinya mengenal Jangga masih berstatus gadis. "Saya kenal dirinya saat saya gadis. Menjalin hubungan hingga kami menikah sirih," ungkapnya.

Wanita berkulit putih ini mengaku dirinya sejak menikah tinggal di kediamannya orang tuanya yakni di Kota Kisaran. "Di rumah orang tua saya, setelah saya dinikahinya. Dia menitipkan saya sama orangtua saya. Saya dengan beliau sudah menikah sirih, dan saya sekarang sedang hamil. Memasuki usia enam bulan. Ini merupakan anak pertama saya," ujarnya.

Tidak hanya kesal dengan sikap Anggota DPRD Kota Medan tersebut, Risma Wati juga beberkan kenangannya semasa pacaran.

"Waktu pacaran sangat humoris dan membuat saya nyaman. Setiap saat menelpon saya dan berkata rindu. Tapi setelah menikah jauh berbeda. Tanya kabar saja jarang. Dan menanyakan bagaimana keadaan kandungan saya juga hanya sekali," bebernya.

Risma Wati juga membeberkan bahwa dirinya meminta perceraian.

"Saya hanya butuh dia menceraikan saya. Dan saya tidak mau berhubungan dengan beliau lagi. Karena sudah sangat sakit hati saya dibuatnya, dan betapa kecewanya keluarga saya dibuatnya. Sampai ayah saya menangis karena perlakuan dia yang begitu. Saya punya prinsip, siapapun yang membuat ayah saya menangis saya tidak akan maafkan dia sampai kapan pun. Karena ayah bagi saya adalah sosok yang paling beharga," pungkasnya.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut Jangga Siregar tak berkomentar banyak. Melalui WhatsApp, Jangga mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar. "Tidak benar itu. Saya lagi di Jakarta, di Kementerian Koperasi, ada kegiatan," ujarnya dengan singkat, Kamis (13/6/2019).

RESPONS DPD HANURA SUMUT DAN DPC HANURA MEDAN

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Sumut, Edison Sianturi mengaku baru mendengar dan tidak tahu menahu perihal isu itu.

"Wah saya baru mendengar ini, sama sekali tidak tahu,"ujarnya, Kamis (13/6/2019).

Hal senada disampaikan Fungsionaris Hanura lainnya Fahrizal Effendi Nasution. Fahrizal mengaku baru mendengar isu tersebut. "Atas nama siapa? Beredar di mana? Saya tidak bisa berkomentar ini, kebetulan masih di luar kota;" tambahnya.

Sekretaris DPC Partai Hanura Medan, Hendra DS, enggan berkomentar banyak terkait isu miring yang menerpa kadernya tersebut. Ia mengatakan permasalahan tersebut merupakan ramah pribadi yang tak dicampuri oleh partai. "Waduh tanya sama beliau saja ya, soalnya itu urusan pribadi dia," katanya.

Hendra mengatakan pihaknya hanya bisa menyarankan agar masalah tersebut dapat diselesaikan dengan baik.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Tribunews.com
Kategori:GoNews Group, Umum, Peristiwa, Hukum, Politik, Sumatera Utara

wwwwww