Ngebut karena Hindari Kejaran Pria Bersenjata, Pajero Terbalik di Pasaman Barat

Ngebut karena Hindari Kejaran Pria Bersenjata, Pajero Terbalik di Pasaman Barat
Petugas Lantas menunjukkan Pajero yang terbalik akibat menghindar dari kejaran pria bersenjata. (foto: ist/topsatu.com)
Jum'at, 14 Juni 2019 10:46 WIB
PASBAR - Diduga sopir ketakutan karena dibuntuti tiga sepeda motor,  satu unit mobil jenis Mitsubishi Pajero warna silver nomor polisi BK 1238 IB terbalik di dekat SPBU Ujung Gading, Kampung Juar, Jorong Ranah Salido, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Kamis (13/6) dini hari.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal yang membawa 10 orang penumpang tersebut.

Dikutip dari TopSatu.com, Kapolres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso SIK melalui Kasat Reskrim AKP Afrides Roema SH saat dikonfirmasi mengatakan, kecelakaan tersebut bermula saat Pejero yang datang dari arah Sikaping dibuntuti tiga sepeda motor mulai dari daerah Air Balam, Kecamatan Koto Balingka. Diduga salah seorang pengendara sepeda motor membawa senjata jenis soft gun.

Melihat hal itu, sang sopir Zulhendra (40) ketakutan dan langsung tancap gas mobil yang dikendarainya. Sampai di Kampung Monduong, Jorong Ranah Salido, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, sopir tidak bisa mengendalikan mobilnya yang berkecepatan tinggi, sehingga mobil tersebut menabrak tiang telepon di pinggir jalan dan terpental hingga terbalik.

“Awalnya mobil ini kehabisan BBM di daerah Air Balam, tapi SPBU di sana sudah tutup. Kemudian saat itu korban didatangi dua orang laki-laki yang tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor. Lalu sopir mobil tersebut bertanya dimana SPBU yang ada, seorang lelaki tersebut mengatakan SPBU ada di Ujung Gading berjarak sekitar 15 Km dari sana. Lalu korban bertanya kembali dimana tempat penjualan BBM ketengan, laki-laki tersebut menunjukkan tempat yang berada di depan SPBU Air Balam, kemudian sopir mengisi BBM ketengan,” terang Kasat.

Setelah itu korban langsung melanjutkan perjalanan. Sekira berjarak 3 Km dari Air Balam ke arah Ujung Gading, mobil tersebut dibuntuti oleh tiga sepeda motor dan menyuruh sopir untuk menghentikan mobilnya.

Sang sopir melihat salah seorang pengendara sepeda motor memegang senjata, yang diduga jenis soft gun. Karena ketakutan, korban langsung mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.

Sopir juga mendengar ada suara tembakan di belakang mobilnya, namun ia terus mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.

"Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, namun para penumpang mengalami luka dan memar," ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan Afrides, mobil tersebut ditumpangi 10 orang yakni, IS (50) alamat Belawan Bahari, Sumut, NR (39) alamat Jalan Veteran Padang, Z (40) alamat Jalan Veteran Padang, AS (66) alamat Jalan Pasar Rakyat, Sumut, ZP (16) alamat Belawan Bahari, Sumut, MA (22) alamat Belawan Bahari, Sumut.

Selain itu juga NA(16) alamat Jalan Veteran Padang, MF (8) alamat Jalan Veteran Padang, Sumbar, MN (14) alamat Jalan Veteran Padang, Sumbar, NZ (12) alamat Jalan Veteran Padang, Sumbar. ***

Editor:arie rh
Sumber:topsatu.com
Kategori:Uncategories

wwwwww