Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
DPR RI
21 jam yang lalu
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
2
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
Ekonomi
22 jam yang lalu
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
3
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
MPR RI
21 jam yang lalu
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
4
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
MPR RI
20 jam yang lalu
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
5
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
MPR RI
21 jam yang lalu
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
6
Asphija Akui 'Ngemis Sana-Sini' Perjuangkan Nasib Pekerja Industri Hiburan
Ekonomi
18 jam yang lalu
Asphija Akui Ngemis Sana-Sini Perjuangkan Nasib Pekerja Industri Hiburan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Waduh... Gubernur Viktor Laiskodat Resmi Luncurkan Miras Khas NTT yang Mengandung Alkohol 40%

Waduh... Gubernur Viktor Laiskodat Resmi Luncurkan Miras Khas NTT yang Mengandung Alkohol 40%
Sabtu, 22 Juni 2019 16:23 WIB
JAKARTA - Pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur yang bekerjasama dengan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, resmi meluncurkan minuman keras lokal yang diberi nama Sopia atau Sopi Asli, di UPT Laboratorium Riset Terpadu Biosain kampus tersebut, Rabu (18/6/).

Hadir dalam acara peluncuran Sopia itu adalah, Gubernur Viktor Laiskodat yang didampingi Wakil Gubernur Yosef Nae Soi, serta seluruh unsur Forkpimda di wilayah perbatasan tersebut.

Peluncuran Sopia ditandai dengan tos atau minum bersama sopi yang dikumpulkan dari berbagai daerah penghasil minuman tradisional, seperti Insana di Kabupaten TTU, Aimere di Kabupaten Ngada, Adonara di Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Sikka, serta Pura di Alor.

Menurut Gubernur Viktor Laikodat, kehadiran Sopia tujuan utamanya yakni untuk memberdayakan minuman local, sehingga perekonomian masyarakat lebih ditingkatkan. Universitas Nusa Cendana telah melakukan riset, minuman khas NTT akan bersaing dengan minuman keras khas daerah lain di Indonesia.

"Pengusaha akan beli langsung ke masyarakat dengan harga mahal dan akan diproses menjadi Sophia. Tujuan utama pemberdayaan minuman local, adalah meningkatkan ekonomi masyarakat," katanya.

Sementara itu, Rektor Undana Kupang Frederik L. Benu menjelaskan, peluncuran minuman keras Sopia merupakan bentuk tanggung jawab moril universitas terhadap pembangunan NTT.

"Peluncuran Sophia merupakan komitmen rektor Undana yang telah melakukan MoU dengan menteri pendidikan, agar ikut menghasilkan inovasi baru berupa produk komersial yang difasilitasi oleh Pemprov NTT. Rencananya ada tiga jenis Sophia yang dihasilkan, tetapi saat ini baru dua. Ini jadi momen bersejarah bagi NTT dan Undana," katanya.

Fred menambahkan, Undana hanya bertugas menghasilkan produk yang berkualitas demi pembangunan di NTT. Terkait pemasaran merupakan tugas pihak distributor dari swasta yang ditunjuk yakni PT NAM Nasional sesuai MoU.

Untuk diketahui, kadar alkohol yang terkandung dalam Sophia mencapai 35 hingga 40 persen. Proses riset hingga pembuatan Sophia memerlukan waktu cukup lama, dengan melibatkan empat profesor ahli dari Undana.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:MERDEKA.COM
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Nusa Tenggara Timur

wwwwww