Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
18 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
6 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
20 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
18 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
20 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Diguyur Hujan Es 'Biji Kopi', Warga Cemaskan Produksi Kopi Aceh

Diguyur Hujan Es Biji Kopi, Warga Cemaskan Produksi Kopi Aceh
Foto: Butiran es dengan rerata ukuran seperti biji kopi/twitter
Senin, 08 Juli 2019 13:02 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Peristiwa hujan es yang melanda 5 kampung di Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah pada Minggu (7/7/2019) kemarin, dikhawatirkan warga berdampak pada produksi kopi Aceh.

"Sudah pasti hujan es ini menyebabkan daun kopi rontok, demikian bunganya yang seharusnya jadi buah, dan akan mempengaruhi produksi ke depan," kata penyuluh pertanian setempat, Suprihono kepada wartawan, Minggu (7/72019).

Butitan es sebesar biji kopi yang bersamaan dengan angin kencang selama durasi kurang lebih 10 menit itu, juga merusak pemukiman warga.

"Parabola saya berlubang, karena memang butiran es yang jatuh saat hujan itu besar-besar," kata warga Kampung Paya Tungel, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah itu.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Aceh, Zakaria, memjelaskan sebab terjadinya hujan es ini. Katanya, "Hujan es sama seperti terjadinya angin puting beliung, keduanya terjadi akibat adanya awan Cumulonimbus,".

Hujan es terjadi lantaran ada awan Cumulonimbus (awan CB) yang jarak dasar awannya yang sangat dekat dengan permukaan tanah. Sementara di bawah awan, suhu udaranya dalam keadaan sangat dingin.

Dengan demikian, awan CB yang merupakan kristal yang mulai jatuh sebagai hujan akibat dorongan angin kencang dari awan CB tidak sempat mencair.***

wwwwww