Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Jafri Sastra: Kartu Merah Patrick Penyebab Kekalahan

Jafri Sastra: Kartu Merah Patrick Penyebab Kekalahan
Jafri Sastra
Minggu, 21 Juli 2019 20:48 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MAGELANG - Kartu merah yang didapat Patrick Mota di menit ke-43, menjadi faktor penting kekalahan PSIS Semarang dari Persib Bandung di Stadion Moch Soebroro Kota Magelang, Jawa Tengah, pada lanjutan pekan ke-10 Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019, Minggu (21/7/2019). Hal ini diungkapkan Pelatih PSIS, Jafri Sastra kepada awak media usai laga.

Bahkan, juru taktik berusia 54 tahun itu menyebut tindakan gelandangnya itu sebagai bentuk keteledoran yang tidak perlu dilakukan. Sebab, bermain 10 orang di waktu tersisa membuat permainan Laskar Mahesa Jenar tidak berkembang.

''Bagi saya, insiden yang terjadi kepada Patrick yang lebih tahu wasit sebagai pengadil di lapangan. Bagi saya sendiri, cukup menyesali kebodohan yang dilakukan pemain kami sendiri sehingga mendapat kartu merah,'' kata Jafri.

Patrick di menit ke-43 mendapat kartu kining pertama saat menjatuhkan Rene Mihelic. Selang beberapa detik, Patrick kembali mendapat kartu kuning karena dianggap mengucapkan protes berlebihan saat wasit Hamim tidak sengaja menyikut Rene.

Kemenangan Persib Bandung di Magelang dengan skor 1-0 atas PSIS, menjadi catatan kekalahan kedua Laskar Mahesa Jenar di kandang. Jafri menyebut ini sebagai sebuah kerugian. 

''Kami sebetulnya punya tekad meraih poin penuh di laga ini. Kartu merah kepada Patrick merusak segalanya. Meskipun begitu,  dengan 10 pemain kami berusaha membuat gol. Hari ini kami harus menerima kekalahan dari Persib,'' lanjut Jafri.

Sementara itu, bagi Silvio Escobar kekalahan timnya ini tidak perlu disesali secara berlarut-larut. Penyerang asal Paraguay itu ingin timnya segera fokus ke laga berikutnya melawat ke kandang PSM Makassar pada 29 Juli mendatang.

''Kami telah berjuang sampai akhir pertandingan. Kami kesulitan setelah rekan kami dapat kartu merah di babak pertama. Namun kami harus langsung fokus ke laga selanjutnya,'' imbuh Escobar. ***


wwwwww