Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
Sepakbola
10 jam yang lalu
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
2
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
Nasional
19 jam yang lalu
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
3
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
DPR RI
22 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
4
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
DPR RI
21 jam yang lalu
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
5
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
DPD RI
22 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
6
Bamsoet Dorong Semua Komunitas Pemukiman Patuhi Protokol Kesehatan  
MPR RI
21 jam yang lalu
Bamsoet Dorong Semua Komunitas Pemukiman Patuhi Protokol Kesehatan  
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Gojek Berubah Logo, Driver Ini Ceritakan Kerja Mereka

Gojek Berubah Logo, Driver Ini Ceritakan Kerja Mereka
Logo terbaru Gojek di PlayStore.
Senin, 22 Juli 2019 15:09 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Aplikator asli Indonesia yang bergerak di bidang jasa ini itu, Gojek, merubah logonya per hari ini, Senin (22/7/2019).

Perubahan itu dapat dilihat di Google PlayStore bagi para pengguna android. Logo Gojek yang sebelumnya hanya berupa font berbunyi 'Gojek' kini berubah menjadi gambar lingkaran tak sempurna berwarna hijau segar dengan satu titik di bagian dalamnya

Seorang driver Gojek, Mamat mengatakan, kabar perubahan logo Gojek itu Ia ketahui dari pesan resmi perusahaan kepad driver. Pesan itu, menyebut hari ini adalah hari istimewa karena Gojek telah merubah logo dengan mengambil inspirasi dari para driver GoRide.

"Iya ada di aplikasi juga (infonya, red)," ujar Mamat, Senin (22/7/2019).

Mamat berharap, perubahan logo menjadi lebih bagus juga diiringi dengan perubahan nasib para driver menjadi lebih baik.

Ia mengisahkan, saat ini, untuk mendapatkan penghasilan yang layak dengan menjadi driver Gojek di Jakarta, driver harus bekerja lebih dari 8 jam sehari.

"Kalau saya sih emang nggak ngejar target kayak orang-orang. Tapi baru kemaren saya ngobrol ama kawan, dia dapet bonus hampir tiap hari, kerjanya dari jam 11 siang sampai jam 9 malam. Jumlah order sekitar 18 order," kata Mamat.

Yang lebih membuat prihatin, menurut Mamat, driver tersebut harus meninggalkan semua waktu shalatnya sepanjang Ia mencari orderan.

"Kan memang jam-jam shalat itu, jam banyaknya pesanan. Jam zuhur, jam makan siang. Jam ashar, jam pulang kantor. Jadi begitu demi ngejar bonus," katanya.

Meski begitu, Ia mengaku salut dengan GoJek yang berhasil menciptakan pendaringan bagi banyak masyarakat. Dan juga membantu masyarakat untuk mendapatkan jasa antar yang murah dan cepat.

"Gojek ini membantu banget, bukan cuma buat kita-kita, tapi juga buat negara. Yang UMR tapi beban hidup tinggi, bisa nyambi Gojek. Yang di rumah (istrinya, red), yang harus hemat karena jatah dari suaminya nggak cukup juga bisa manfaatin jasa-jasa Gojek. Iya kan!" ujarnya.***


wwwwww