Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
7 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
2
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
3
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
4
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
Ekonomi
23 jam yang lalu
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
5
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
21 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
6
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Pendidikan
7 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Lulusan UI Tolak Gaji Rp 8 Juta, Fahri Hamzah: Wajar

Lulusan UI Tolak Gaji Rp 8 Juta, Fahri Hamzah: Wajar
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, saat meninjau pengarsipan dan peningkatan minat baca di Perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumbawa, NTB, Jumat (26/7/2019). (Foto: Dok. Fahri Hamzah)
Jum'at, 26 Juli 2019 13:45 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menilai, standar gaji di atas Rp 8juta untuk fresh graduated UI masih terbilang wajar.

"Wajar lah. Tapi hal yang terpenting, lulusan UI memiliki kemampuan dan skill yang membuat mereka layak menuntut gaji tinggi," kata Fahri kepada wartawan saat meninjau pengarsipan dan peningkatan minat baca di Perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumbawa, NTB, Jumat (26/7/2019).

Pernyataan Fahri ini menanggapi cerita fresh graduate UI menolak gaji Rp 8 juta, yang viral di media sosial. Dalam curhatannya seseorang yang mengaku lulusan UI sebagai fresh graduate mengeluh karena hanya ditawari gaji Rp 8 juta untuk pekerjaan pertamanya.

Melanjutkan pernyataannya, Pimpinan DPR RI bidang Koordinator bidang Kesejahteran Rakyat (Korkesra), yang juga merupakan alumnus UI lulus tahun 1997 dari Fakultas Ekonomi ini menyebut, banyak rekan-rekannya mengincar perusahaan yang berkantor di kawasan Sudirman dan Thamrin, Jakarta. Sebab, di tempat itulah biasanya perusahaan bersedia menggaji karyawannya dengan angka fantastis.

"Itu (kawasan Sudirman dan Thamrin) adalah tempat bagi yang kita sebut sebagai the best paid fresh graduate. Atau tempat bagi lulusan baru yang dibayar dengan bayaran terbaik," cetusnya seraya menilai wajar jika lulusan UI saat ini memiliki standar tertentu yang bahkan lebih tinggi dari para pendahulunya.

Menurut Fahri, tuntutan besaran gaji itu biasa saja, karena itu sama dengan biaya atau harga pada pasar kerja. Setiap pasar tenaga kerja ada rate-nya, ada price-nya, ada harganya, dan itu normal saja untuk diperdebatkan.

"Saya memang enggak suka melamar, makanya saya kerja sendiri, bikin perusahaan konsultan," kata inisiator Ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) itu yangi enggan mengungkapkan penghasilan yang Ia dapat per bulannya saat baru lulus. ***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Ekonomi, Pendidikan, Politik, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat

wwwwww