Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Berasal dari Pekanbaru, Siapa Gerangan Pria Pemesan 'Jasa' Prostitusi Hana Hanifah
Hukum
21 jam yang lalu
Diduga Berasal dari Pekanbaru, Siapa Gerangan Pria Pemesan Jasa Prostitusi Hana Hanifah
2
BAZNAS Laporkan Pengelolaan Zakat Nasional di DPR
Ekonomi
16 jam yang lalu
BAZNAS Laporkan Pengelolaan Zakat Nasional di DPR
3
Heboh Masuk Pantai Indah Kapuk Harus Pakai Paspor, Netizen: Apakah Sebagian RI Sudah Dijual ke Asing?
Peristiwa
20 jam yang lalu
Heboh Masuk Pantai Indah Kapuk Harus Pakai Paspor, Netizen: Apakah Sebagian RI Sudah Dijual ke Asing?
4
Peluang Sandiaga Uno Nyapres Terbuka Jika Berani Menjauhi Prabowo
Politik
21 jam yang lalu
Peluang Sandiaga Uno Nyapres Terbuka Jika Berani Menjauhi Prabowo
5
WNA Boleh Urus Keuangan dan Teknik di Lembaga Penyiaran, PPP Kritisi Omnibuslaw Ciptaker
DPR RI
22 jam yang lalu
WNA Boleh Urus Keuangan dan Teknik di Lembaga Penyiaran, PPP Kritisi Omnibuslaw Ciptaker
6
Formappi Desak Anggota DPR Tak Malas Ngantor di Tengah Pandemi
Politik
22 jam yang lalu
Formappi Desak Anggota DPR Tak Malas Ngantor di Tengah Pandemi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Bekuk Jaringan Narkoba, BNN Amankan 2 Karung Sabu Diduga Asal China

Bekuk Jaringan Narkoba, BNN Amankan 2 Karung Sabu Diduga Asal China
Barang bukti sabu setelah dikeluarkan dari 2 buah karung. (Foto: Dok. BNN)
Rabu, 31 Juli 2019 20:47 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Deputi Pemberantasan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) melaporkan penangkapan kurir jaringan narkotika Sumatera Utara-Malaysia di Rumah Makan Pondok Kuliner Renggali JL. Banda Aceh Km. 5 Alue Dua, Langsa Baru, Kota Langsa, Aceh Timur.

Kurir yang terkena operasi tangkap yang berlangsung Selasa (30/07/2019) kemarin itu, diungkap BNN bernama Nazarudin alias Nazar alias Ari, warga Panton Labu, Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Kurir Ari, diamankan BNN di depan area parkir Pondok Kuliner Renggali.

Bersamaan dengan itu, BNN turut mengamankan 2 buah karung berisi narkotika jenis Sabu, dengan jumlah 29 bungkus (kurang lebih 29 kg) dalam kemasan teh dengan tulisan cina berwarna kuning, 1 unit mobil Honda Jazz RS warna biru metallic dengan Nopol BK 1687 RJ, dan alat komunikasi berupa Handpone atau telepon seluler.

Modus operandi dari kurir ini, dijelaskan BNN, mulanya narkoba dijemput dan dibawa langsung dengan kapal melalui jalur laut dari pulau Pinang atau Penang, Malaysia, menuju perairan Aceh Tamiang, Indonesia.

Sesampainya di darat, barang haram tersebut diangkut menggunakan mobil menuju gudang di wilayah Aceh Utara.

Rencananya, sabu-sabu yang kemasannya bertuliskan huruf China itu akan dikirim ke Medan melalui jalur darat.

"Sindikat ini terkait dengan para pelaku penyelundupan narkoba di kisaran wilayah Sumatra Utara beberapa waktu lalu," bunyi kutipan laporan BNN yang diterima GoNews Grup, Rabu (31/07/2019) malam.***


wwwwww