Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
Pendidikan
5 jam yang lalu
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
2
Gus Menteri Yakin SDGs Mampu Wujudkan Percepatan Penanganan Pembangunan Desa
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Gus Menteri Yakin SDGs Mampu Wujudkan Percepatan Penanganan Pembangunan Desa
3
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Tahuna Sulawesi Utara
Peristiwa
23 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Tahuna Sulawesi Utara
4
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
Internasional
12 jam yang lalu
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
5
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
Hukum
8 jam yang lalu
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
6
Sukamta: Perpres Penanggulangan Ekstremisme Jangan Sampai Multitafsir
Peristiwa
23 jam yang lalu
Sukamta: Perpres Penanggulangan Ekstremisme Jangan Sampai Multitafsir
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Sempat Rusuh, Narapidana Lapas Sorong Papua Mulai Kembali ke Lapas

Sempat Rusuh, Narapidana Lapas Sorong Papua Mulai Kembali ke Lapas
Selasa, 20 Agustus 2019 17:57 WIB
SORONG - Narapidana Lapas Sorong, Papua perlahan mulai kembali menjalani hukumannya. Mereka sebelumnya menyelamatkan diri akibat kebakaran bangunan Lapas.

Kepala Lapas Kelas II B Sorong, Nunus yang dikonfirmasi, Selasa, mengakui bahwa satu per satu narapidana yang keluar akibat kebakaran untuk menyelamatkan diri mulai kembali ke Lapas.

Dia mengatakan, ada yang kembali sendiri ke Lapas, ada pula yang diantar oleh keluarganya guna menjalani sisa masa hukuman.

Menurut dia, insiden kebakaran Lapas pada Senin sore (19/8) narapidana berhamburan keluar guna menyelamatkan diri. Dari total jumlah keseluruhan narapidana yakni 553 orang sekitar 200 belum kembali.

Ia mengatakan bahwa ruang tahanan aman karena yang terbakar hanya kantor atau ruang administrasi sehingga narapidana bisa beristirahat dengan tenang.

Hanya saja, tambah dia, kendala yang dihadapi pihak Lapas adalah menyediakan makanan bagi narapidana karena semua akses jalan menuju Lapas diblokade massa aksi menolak rasisme.

"Kami kesulitan membeli bahan makanan bagi warga binaan karena sejumlah ruas jalan menuju Lapas diblokade," ujarnya.

Kalapas berharap narapidana yang keluar karena menyelamatkan diri dari kobaran api dapat kembali ke Lapas dengan sukarela dan menyelesaikan masa tahanannya. Seperti diberitakan Antara.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta, Papua
wwwwww