Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
11 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
11 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
6 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
6 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
5 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
5 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Pembakar Lahan akan Ditindak Tegas Sebagai Bentuk Pemberian Efek Jera

Pembakar Lahan akan Ditindak Tegas Sebagai Bentuk Pemberian Efek Jera
Ilustrasi (Internet)
Rabu, 28 Agustus 2019 12:55 WIB
Penulis: Gunawan
SELATPANJANG - Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H. Said Hasyim mengatakan kasus kebakaran hutan dan lahan (Karlahut) di wilayah Riau terus bertambah termasuk di Kepulauan Meranti sendiri. Penyebabnya tak lain adalah akibat ulah tangan manusia.

Untuk itu, ia mengaku telah berkooridnasi dengan pihak Polres Kepulauan Meranti untuk menindak tegas para pelaku pembakar lahan sebagai bentuk pemberian efek jera.

"Jika tidak ditindak maka akan terus melakukan pembakaran, yang kedapatan membakar akan ditangkap," ujar Wabup Said Hasyim.

Untuk itu, Wabup mengingatkan kepada karyawan dan karyawati PNS dan Non PNS dilingkungan Pemkab Meranti untuk tidak membakar lahan dan diharapkan peran aktifnya untuk mengingatkan keluarga dan masyarakat sekitar. Sebab kebakaran akan menyebabkan kabut asap yang dapat menganggu kesehatan dan aktifitas, pendidikan dan perekonomian di Meranti.

"Bahaya kabut asap menyebabkan udara mengandung partikel yang dapat menyebabkan penyakit ISPA, dan ini sangat membahayakan kesehatan jika tidak perlu anak-anak jangan keluar kecuali pakai masker," pungkasnya.***

wwwwww