Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
15 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
15 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
16 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
16 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Kabut Asap di Bagansiapiapi Sudah Masuk ke Ruang Sekolah

Kabut Asap di Bagansiapiapi Sudah Masuk ke Ruang Sekolah
Kabut asap di Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau yang sudah memasuki ruang kelas dan mengganggu proses belajar mengajar. (foto yan faisal)
Selasa, 03 September 2019 10:35 WIB
Penulis: Yan Faisal
BAGANSIAPIAPI - Kabut asap di Rokan Hilir, Riau semakin tebal. Bahkan, ruang belajar sudah mulai dimasuki kabut asap sementara siswa belum juga menggunakan masker saat belajar. Kondisi ini terjadi Selasa (3/9/2019).

Dari pantauan GoRiau.com di beberapa sekolah PAUD (pendidikan anak usia dini), taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah atas di Kota Bagansiapiapi, hampir sebagian besar sudah menerima kabut asap. Para guru dan siswa pun mengeluhkan kondisi ini.

''Udara pengap sekali di ruang kelas, napas kami sesak, rasanya sangat tidak nyaman,'' ujar Yus, salah seorang guru di Bagansiapiapi kepada GoRiau.com, Selasa (3/9/2019).

Sementara itu para orang tua mulai mengeluhkan kondisi anak-anak mereka yang sedang belajar. Bahkan banyak orang tua siswa menulis status di media sosial, seperti yang dilakukan Tengku Rafa. ''Semoga anak-anak diliburkan, kabut asap makin tebal," posting Tengku Rafa yang dalam beberapa menit langsung ditanggapi ratusan netizen.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Rokan Hilir HM Wan Rusli Syarief saat konfirmasi GoRiau.com, Selasa (3/9/2019) mengatakan, pihaknya tetap memonitor kondisi dan akan segera mengambil kebijakan. ''Benar kabut asap sudah mengganggu proses belajar mengajar, saat ini kita belum meliburkan, tapi jika kondisinya tak memungkinkan kita akan ambil kebijakan meliburkan,'' ucapnya.

Wan Rusli juga menghimbau kepada tenaga pendidik, orang tua siswa untuk bersabar sambil menunggu adanya kebijakan dan keputusan pihaknya untuk meliburkan sekolah. ''Dikaji dulu, dipertimbangkan, namun kita himbau siswa di sekolah agar mengurangi aktifitas di luar kelas dan memakai masker. Jika sehari dua hari ini kondisi kabut asap makin tebal, maka tak tertutup kemungkinan diliburkan,'' tutupnya. ***

wwwwww