Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapal China Kepergok Lintasi Laut Indonesia, Sukamta: Tenggelamkan!
Politik
11 jam yang lalu
Kapal China Kepergok Lintasi Laut Indonesia, Sukamta: Tenggelamkan!
2
Kemenpora Berencana Vaksinasi Atlet, Hetifah Tekankan Skema Prioritas
DPR RI
13 jam yang lalu
Kemenpora Berencana Vaksinasi Atlet, Hetifah Tekankan Skema Prioritas
3
GG PAN: Pemecatan Arief Budiman Harus Jelas dan Terukur
Politik
12 jam yang lalu
GG PAN: Pemecatan Arief Budiman Harus Jelas dan Terukur
4
Soal Realisasi Anggaran Tahun 2020, Menpora Dapat Apresiasi Komisi X DPR RI
Olahraga
11 jam yang lalu
Soal Realisasi Anggaran Tahun 2020, Menpora Dapat Apresiasi Komisi X DPR RI
5
Pastikan Pelayanan Prima, 70 'Mystery Shopper' Nyamar jadi Pemohon di Disdukcapil
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Pastikan Pelayanan Prima, 70 Mystery Shopper Nyamar jadi Pemohon di Disdukcapil
6
Fraksi PKS DPR Minta BPK Komitmen Awasi Penyaluran Dana Penanganan Covid-19
Politik
11 jam yang lalu
Fraksi PKS DPR Minta BPK Komitmen Awasi Penyaluran Dana Penanganan Covid-19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kabut Asap di Bagansiapiapi Sudah Masuk ke Ruang Sekolah

Kabut Asap di Bagansiapiapi Sudah Masuk ke Ruang Sekolah
Kabut asap di Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau yang sudah memasuki ruang kelas dan mengganggu proses belajar mengajar. (foto yan faisal)
Selasa, 03 September 2019 10:35 WIB
Penulis: Yan Faisal
BAGANSIAPIAPI - Kabut asap di Rokan Hilir, Riau semakin tebal. Bahkan, ruang belajar sudah mulai dimasuki kabut asap sementara siswa belum juga menggunakan masker saat belajar. Kondisi ini terjadi Selasa (3/9/2019).

Dari pantauan GoRiau.com di beberapa sekolah PAUD (pendidikan anak usia dini), taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah atas di Kota Bagansiapiapi, hampir sebagian besar sudah menerima kabut asap. Para guru dan siswa pun mengeluhkan kondisi ini.

''Udara pengap sekali di ruang kelas, napas kami sesak, rasanya sangat tidak nyaman,'' ujar Yus, salah seorang guru di Bagansiapiapi kepada GoRiau.com, Selasa (3/9/2019).

Sementara itu para orang tua mulai mengeluhkan kondisi anak-anak mereka yang sedang belajar. Bahkan banyak orang tua siswa menulis status di media sosial, seperti yang dilakukan Tengku Rafa. ''Semoga anak-anak diliburkan, kabut asap makin tebal," posting Tengku Rafa yang dalam beberapa menit langsung ditanggapi ratusan netizen.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Rokan Hilir HM Wan Rusli Syarief saat konfirmasi GoRiau.com, Selasa (3/9/2019) mengatakan, pihaknya tetap memonitor kondisi dan akan segera mengambil kebijakan. ''Benar kabut asap sudah mengganggu proses belajar mengajar, saat ini kita belum meliburkan, tapi jika kondisinya tak memungkinkan kita akan ambil kebijakan meliburkan,'' ucapnya.

Wan Rusli juga menghimbau kepada tenaga pendidik, orang tua siswa untuk bersabar sambil menunggu adanya kebijakan dan keputusan pihaknya untuk meliburkan sekolah. ''Dikaji dulu, dipertimbangkan, namun kita himbau siswa di sekolah agar mengurangi aktifitas di luar kelas dan memakai masker. Jika sehari dua hari ini kondisi kabut asap makin tebal, maka tak tertutup kemungkinan diliburkan,'' tutupnya. ***

wwwwww