Loading...    
           

Pabrik Esemka Siap Diresmikan dengan Rp600 Miliar Investasi Lokal

Pabrik Esemka Siap Diresmikan dengan Rp600 Miliar Investasi Lokal
(Foto: kompas.com)
Jum'at, 06 September 2019 09:46 WIB
JAKARTA - Pabrik perakitan mobil Esemka rencananya akan diresmikan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi pada Jumat pagi, 6 September 2019. Pabrik itu terletak di Desa Demangan, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Pabrik ini berdiri di atas lahan seluar 115.000 meter per segi dengan luas bangunan 12.500 meter per segi. Tanah itu disewa untuk jangka waktu selama 30 tahun.

Dilansir tempo.co pada Jumat (06/09/2019) parik ini dilengkapi dengan ruang pamer, pengecatan, perakitan kendaraan, perakitan mesin, pengetesan mesin, pengetesan kendaraan, dan inspeksi. Nilai investasi pabrik ini mencapai Rp 600 miliar.

Saat menghadiri pameran industri komponen di Kementerian Perindustrian Ri di Jakarta pada 13 Agustus 2019, Presiden Direktur Esemka Eddy Wirajaya menyampaikan bahwa investasi pabrik mobil Esemka seluruhnya murni swasta nasional.

"Tidak ada campur tangan perusahaan asing. Investasinya 100 persen Indonesia," ujarnya ketika itu.

Eddy mengklaim Esemka sampai saat ini telah menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan lokal untuk pengadaan suku cadang kendaraan seperti ban, velg, kaca, accu, altenator, starter, filter-filter, jok, grill, knalpot, van belt, bak kargo, tangki bahan bakar, chassis, dan per daun.

Rantai pasokan suku cadang nasional kendaraan bermotor roda empat kepada Esemka ini diharapkan memiliki kontribusi dalam mendorong pertumbuhan industri komponen kendaraan bermotor roda empat yang pada akhisnya dapat pula mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara nasional.

Saat ini pabrik sudah digunakan untuk merakit beberapa unit pikap Esemka Bima. Pikap ini kemungkinan besar juga akan diluncurkan bertepatan dengan peresmian pabrik. Eddy pernah menyampaikan bahwa Esemka Bima akan ditawarkan dalam dua pilihan mesin, yakni 1.2L dan 1.3L.

"Harganya bisa dibawah Rp 150 juta," kata Eddy.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Ekonomi, DKI Jakarta

       
        Loading...    
           
wwwwww