Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
10 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
3
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
10 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
4
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
10 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
5
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
Olahraga
23 jam yang lalu
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
6
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
9 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Asap Masih Pekat, Libur Sekolah di Pelalawan Diperpanjang

Asap Masih Pekat, Libur Sekolah di Pelalawan Diperpanjang
Kamis, 12 September 2019 16:05 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menyelimuti wilayah Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Libur sekolah diperpanjang.

"Iya, libur sekolah diperpanjang hingga Sabtu depan. Libur diperpanjang dua hari," kata Kabid SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pelalawan, H Anton Timur, Kamis (12/9/2019) sore.

Dijelaskannya, hal ini sebagai yindak lanjut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau sebagai tindak pengamanan dampak kabut asap dan kualitas udara.

"Berdasarkan indeks standar pencemaran udara (ISPU) dinPelalaean berkisar 315-384 berdampak tidak baik bagi kesehatan," jelasnya.

Hasil konsultasi dengan Sekda, sebut Anton, bentang libur diperpanjang selama dua hari, terhitung mulai Jumat hingga Sabtu depan. "Jika kondisi ini sudah membaik, tentu kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal," jelasnya, kepada GoRiau.*


wwwwww