Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
Hukum
21 jam yang lalu
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
2
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
Hukum
21 jam yang lalu
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
3
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
11 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
4
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
17 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
5
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
Politik
19 jam yang lalu
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
6
Misbakhun Yakin New Normal Akan Bangkitkan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19
Politik
20 jam yang lalu
Misbakhun Yakin New Normal Akan Bangkitkan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Diduga Kekurangan Oksigen, Warga Pelangiran Inhil yang Sedang Berlayar Hembuskan Nafas Terakhir di Atas Pompong

Diduga Kekurangan Oksigen, Warga Pelangiran Inhil yang Sedang Berlayar Hembuskan Nafas Terakhir di Atas Pompong
Tim saat menemukan pompong yang digunakan korban
Minggu, 15 September 2019 14:34 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN-Seorang pria berusia (60) tahun bernama Yasri ditemukan sudah tak bernyawa di atas sebuah pompong di perairan Mandah, Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Sabtu (14/9/2018).

Warga Pasir Lompo, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran itu tidak kunjung sampai ke rumah saat berlayar dari Tembilahan.

Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony Putra melalui Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Indra L Sihombing kepada GoRiau.com menerangkan, pada Kamis (12/8/2019), korban berlayar dari Tembilahan dengan menggunakan pompong tanpa nama bermuatan sembako 8 ton menuju Tanjung Simpang.

Namun demikian, hingga Sabtu (14/9/2019) korban tidak kunjung tiba, pihak keluarga melaporkan hal tersebut kepada Polsek Mandah.

Kemudian Polsek Mandah bersama dengan Basarnas Tembilahan serta keluarga melakukan pencarian dan mendapat informasi dari masyarakat yang berada di Pulau Cawan.

Selanjutnya saat tim mendatangi Pulau cawan untuk melihat langsung informasi dimaksud, ditemukan motor pompong yang sesuai dengan laporan keluarga.

Saat diperiksa, korban masih berada di dalam pompong dengan kondisi sudah tidak bernyawa.

Dari hasil visum yang dilakukan oleh dokter di Puskesmas Mandah, dikatakan Indra tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan baik benda tumpul maupun tajam pada jenazah korban.

Barang-barang bawaan korban pun tidak ada yg hilang termasuk muatan yang ada di dalam pompong.

"Dugaan sementara, kemungkinan korban sakit atau kekurangan oksigen. Karena, di dalam kap mesin kondisi seperti sedang perbaiki mesin. Pihak keluarga pun iklas menerima semua musibah ini," jelas Kasat Reskrim.(ayu)


wwwwww