Dikejar dan Acungkan Pistol ke Polisi, Dua Bandar di Dumai Ditembak Mati

Dikejar dan Acungkan Pistol ke Polisi, Dua Bandar di Dumai Ditembak Mati
Ilustrasi. (int)
Jum'at, 18 Oktober 2019 19:43 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU- Polisi terpaksa menembak dua orang yang mencoba melarikan diri saat akan dihentikan.

Dua bandar narkoba jaringan internasional terpaksa dihadiahi timah panas oleh aparat kepolisian karena melakukan perlawanan di Kota Dumai, Jumat (18/10/2019).

Informasi yang dihimpun GoRiau.com penembakan terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kota Dumai sekitar pukul 01.30 dini hari tadi. Kedua pengedar narkoba itu diketahui mengendarai mobil Pajero saat diburu petugas.

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap dua bandar itu karena telah mengancam keselamatan petugas saat proses penggerebekan.

"Iya tadi malam ada tindakan tegas yang dilakukan petugas, karena pelaku mengeluarkan senjata jenis pistol revolver, sehingga kemudian dilakukan penembakan," kata perwira berbintang dua itu didampingi Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, usai melaksanakan ngopi bareng bersama wartawan, Jumat petang.

Selanjutnya kata Kapolda, turut berbelasungkawa karena dua pengedar narkoba itu tewas saat proses penangkapan dan akan melakukan proses selanjutnya sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

"Saat itu kita menemukan lima kilogram (sabu) dari barang yang dibawa oleh yang bersangkutan. Ternyata setelah kita identifikasi masih sama dengan yang kita tangkap di Bengkalis dan ini akan terus kita kembangkan," lanjutnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya saat ini akan terus memburu para gembong narkoba kelas internasional itu yang sangat meresahkan masyarakat.

"Ini masih ada kaitannya sama yang 89 kilogram kemarin ini jaringan internasional. Kita akan terus mencari bandar dan pengedar dan tim terus mencari. Ya ini adalah langkah kita untuk ovensiv (terbuka) untuk memerangi narkoba tentunya kita akan bertindak profesional karena kita paham sekali upaya-upaya penegakan hukum untuk melawan prilakunya dan menghentikan peredarannya," tutup Kapolda. ***


       
        Loading...    
           
GoNews Serang Polisi Pakai Ketapel Panah, Terduga Teroris di Siak Ditembak
GoNews Densus 88 dan Polda Riau Amankan Lima Terduga Teroris, Satu Diantaranya Ditembak Petugas di Siak
GoNews Pasca Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Polda Riau Perintahkan Seluruh Polres di Riau Perketat Penjagaan
GoNews Kombes Bhirawa Dimutasi ke Mabes Polri, Dirlantas Polda Riau Diganti Kombes Pringadi
GoNews Polda Riau Pastikan Kasus Korupsi Miliaran Dana Hibah Tahun 2012 di Bengkalis Terus Bergulir
GoNews Polri Perkuat Pengetahuan Bermedia Sosial, Divhumas Polri: Jika Mau Membersihkan Masyarakat Kita Harus Paham Dulu
GoNews Antisipasi Banjir, Ditpolairud Polda Riau Periksa Saluran Air di Sungai Siak
GoNews Cari Ikan di Perairan Riau Tanpa Izin, Tujuh Kapal Asal Sumatra Utara Ditangkap Polairud Polda Riau
GoNews Edarkan Sabu, Warga Kuansing Ditangkap Polisi
GoNews Brigjen Pol Sutrisno Yudi Hermawan Jadi Wakapolda Riau
GoNews Kapolda Riau Jadi Guru Matematika di Sekolah Beralas Tanah di Pelosok Kampar
GoNews Polda Riau Targetkan Bulan Depan 68 Kasus Karhutla Sudah Diserahkan ke Kejaksaan
GoNews Gelapkan Duit Renovasi Rp6,1 Miliar, Mantan Bos Diskotik di Pekanbaru Ditangkap Polisi
GoNews Polairud Gagalkan Penyelundupan Manusia di Perairan Bengkalis
GoNews Ditpolairud Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 1.500 Belangkas dari Rohil ke Malaysia
GoNews Dua Warga Kuansing Terlibat Narkoba dan Divonis Berbeda, Begini Penjelasan PN Telukkuantan
GoNews Dua Pengedar Narkoba di Kuansing Divonis Berbeda, Satu 10 Tahun dan Satunya Lagi 4 Tahun
GoNews Mulai Hari Ini Hingga 14 Hari Kedepan akan Ada Razia Operasi Zebra Muara Takus 2019 di Riau, Ini Hal yang Harus Diperhatikan
wwwwww