Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
16 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
17 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
4
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
Pendidikan
17 jam yang lalu
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
5
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
6
Gus Jazil Apresiasi Kebijakan Kemenag dalam Penanggulangan Covid-19 di Madrasah
Politik
19 jam yang lalu
Gus Jazil Apresiasi Kebijakan Kemenag dalam Penanggulangan Covid-19 di Madrasah
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dikejar dan Acungkan Pistol ke Polisi, Dua Bandar di Dumai Ditembak Mati

Dikejar dan Acungkan Pistol ke Polisi, Dua Bandar di Dumai Ditembak Mati
Ilustrasi. (int)
Jum'at, 18 Oktober 2019 19:43 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU- Polisi terpaksa menembak dua orang yang mencoba melarikan diri saat akan dihentikan.

Dua bandar narkoba jaringan internasional terpaksa dihadiahi timah panas oleh aparat kepolisian karena melakukan perlawanan di Kota Dumai, Jumat (18/10/2019).

Informasi yang dihimpun GoRiau.com penembakan terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kota Dumai sekitar pukul 01.30 dini hari tadi. Kedua pengedar narkoba itu diketahui mengendarai mobil Pajero saat diburu petugas.

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap dua bandar itu karena telah mengancam keselamatan petugas saat proses penggerebekan.

"Iya tadi malam ada tindakan tegas yang dilakukan petugas, karena pelaku mengeluarkan senjata jenis pistol revolver, sehingga kemudian dilakukan penembakan," kata perwira berbintang dua itu didampingi Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, usai melaksanakan ngopi bareng bersama wartawan, Jumat petang.

Selanjutnya kata Kapolda, turut berbelasungkawa karena dua pengedar narkoba itu tewas saat proses penangkapan dan akan melakukan proses selanjutnya sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

"Saat itu kita menemukan lima kilogram (sabu) dari barang yang dibawa oleh yang bersangkutan. Ternyata setelah kita identifikasi masih sama dengan yang kita tangkap di Bengkalis dan ini akan terus kita kembangkan," lanjutnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya saat ini akan terus memburu para gembong narkoba kelas internasional itu yang sangat meresahkan masyarakat.

"Ini masih ada kaitannya sama yang 89 kilogram kemarin ini jaringan internasional. Kita akan terus mencari bandar dan pengedar dan tim terus mencari. Ya ini adalah langkah kita untuk ovensiv (terbuka) untuk memerangi narkoba tentunya kita akan bertindak profesional karena kita paham sekali upaya-upaya penegakan hukum untuk melawan prilakunya dan menghentikan peredarannya," tutup Kapolda. ***


wwwwww