Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
21 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
3
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
22 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
4
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
22 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
5
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
20 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
6
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Peristiwa
21 jam yang lalu
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Legislator dan Senator Papua-Papua Barat Bentuk Badan Khusus Tangani Gejolak Papua

Legislator dan Senator Papua-Papua Barat Bentuk Badan Khusus Tangani Gejolak Papua
Jum'at, 25 Oktober 2019 18:42 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Yorrys Raweyai mengungkapkan, lembaganya bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, telah bersepakat untuk membentuk satu badan yang khusus menyelesaikan persoalan-persoalan di Papua.

Dalam konfrensi pers yang digelar di Media Center Parlemen, Jumat (25/10/2019), Yorrys mengemukakan, selama kurang lebih 10 tahun terakhir, Pemerintah Daerah (Pemda) dan Pemerintah Pusat, terkesan berjalan sendiri-sendiri dalam menangani Papua dan juga Papua Barat. DPR dan DPD, minim kontribusi.

"Kami sepakati wadah yang legalistasnya jelas. (Untuk, red) menjadi mediator dalam rangka menyelesaikan soal Papua," kata Yorrys.

Badan itu, kata Yories, nantinya akan dipimpin oleh dirinya sendiri sebagai Ketua, dan Jimly Assiddiqie sebagai Wakil Ketua. "Kemudian sekretaris dari Anggota DPD asal Papua, Sulaiman hamzah, Bendhara oleh Ibu Trevina,".

"Kita akan membagi tugas untuk deklarasi sebagai wadah resmi negara yang bertanggungjawab secara politik," kata Yories.

Rencana pembetukan badan ini pun, kata Yories, sudah dikomunikasikan dengan pimpinan DPD, DPR, dan MPR RI.

Persoalan Papua, dinilai Yories, bukan hanya persoalan Indonesia tapi sudah menjadi persoalan internasional, bilateral, yang sangat dinamis. "Kedepan ini, bagaimana kita (melalui badan ini, red) bisa menjaga negara kesatuan Republik Indonesia ini,".***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww