Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Eva Yuliana Kutuk Pembunuhan terhadap Editor MetroTV
DPR RI
18 jam yang lalu
Eva Yuliana Kutuk Pembunuhan terhadap Editor MetroTV
2
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
MPR RI
5 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
3
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Pendidikan
5 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
4
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Ekonomi
2 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
5
Andri Muladi Siap Penuhi Panggilan Borneo FC
Sepakbola
3 jam yang lalu
Andri Muladi Siap Penuhi Panggilan Borneo FC
6
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
1 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Masyarakat Sumbar Dialogis, Faldo Yakin Bendera PSI Tak Menghambat Niatnya Maju Pilgub 2020

Masyarakat Sumbar Dialogis, Faldo Yakin Bendera PSI Tak Menghambat Niatnya Maju Pilgub 2020
Jum'at, 15 November 2019 19:22 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sumatera Barat Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Faldo Maldini meyakini, pencalonannya sebagai Gubernur Sumbar akan berjalan mulus meski partainya bukan partai berbasis Islam.

"Kita percaya masyarakat Sumbar Dialogis. Mereka ingin pemimpin yang lebih dekat dengan warganya," ujar Faldo kepada GoNews.co di Bandara Soekarno Hatta, Jumat, 15 November 2019.

Setidaknya, aniomo positif itu ditangkap Faldo dalam kunjunganya selama lebih kurang 2 pekan memimpin PSI Sumbar. Tak kurang dari 100 titik, diklaimnya, telah Ia kunjungi untuk mendengar aspirasi masyarakat Sumbar.

Mantan Wasekjen Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengakui bahwa masyarakat Sumbar masih terpotret sebagai masyarakat dengan nilai keislaman yang kuat. Di Pileg 2019 pun, PSI tak berhasil mendapat kursi dari Sumbar.

Tapi masyarakat Sumbar telah Ia buktikan sebagai masyarakat yang terbuka. Kata Faldo, "jika kemarin ada yang salah dari PSI, ya saya selesaikan,".

Diketahui, Faldo menyatakan mundur dari PAN sejak 3 Oktober 2019. Dalam keterangan tertulisnya kala itu, Faldo menyatakan, "pilihan ini saya ambil untuk menghindari kegaduhan setelah adanya dukungan dari Parpol lain kepada saya,".

PSI sendiri merupakan partai pendukung Jokowi di Pemilihan Presiden 2019. Sedangkan PAN, mengusung Prabowo untuk menantang Jokowi kala itu. PAN masih di posisi tengah-tidak menggaungkan sikap oposisi maupun mendukung penuh pemerintahan Jokowi jilid II, sementara Prabiwo yang merupakan Ketum Partai Gerindra, kini menjabat Menteri Pertahanan pemerintahan Jokowi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww