Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
7 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
11 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
11 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
4
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
11 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
11 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
11 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pergelaran Pecinan Batavia Sukses Digelar Di Kota Tua Jakarta

Pergelaran Pecinan Batavia Sukses Digelar Di Kota Tua Jakarta
Senin, 18 November 2019 18:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Dalam rangka menjaga budaya Betawi yang adiluhung banyak dipengaruhi masyarakat pendatang seperti Tionghoa, Arab, serta budaya yang ada di nusantara. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta menggelar Pagelaran Pecinan Batavia yang diselenggarakan di Kota Tua Jakarta,Sabtu-Minggu 16-17 November 2019.

Karenanya kota Batavia, atau yang kini disebut Jakarta tak bisa lepas dari budaya dan pengaruh Tionghoa. Ini terlihat dari banyaknya peninggalan budaya ini di Jakarta.

Salah satunya adalah kawasan Pecinan. Kawasan ini di Jakarta merupakan perpaduan yang menarik di tengah ibukota. Kawasan Pecinan ini merupakan salah satu tambang emas warisan dan budaya lewat museum, bangunan tua, ruko bersejarah, dan pasar tradisional serta toko-toko dan kedai-kedai khasnya.

"Sejarah-sejarah ini menjadi indikator penguat bangsa kita. Dengan sejarah ini menjadi pemersatu persatuan negeri ini," ujar Dadang Solihin, Deputi Gubernur bidang Budaya dan Pariwisata di sela-sela 'Pergelaran Pecinan Batavia 2019' di kawasan Kota Tua, Jakarta, Sabtu (16/11/2019).

Saat ini, kawasan pecinan di Jakarta tersebar di beberapa wilayah, seperti Pinangsia, Roa Malaka, Glodok, Pekojan, dan Tambora. Ada juga beberapa lainnya di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Budaya Tionghoa, termasuk Pecinan, telah memberikan sentuhan berbeda ke ibukota yang mempesona

“Keragaman budaya menjadikan Jakarta semakin kaya akan seni dan budaya, salah satu yang menarik adalah budaya Tionghoa. Acara ini menjadi salah satu upaya untuk melestarikan keanekaragaman budaya di ibukota, termasuk budaya Tionghoa ini,” imbuh Dadang.

Pada acara ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan komunitas Tionghoa dengan menampilkan unsur-unsur budaya Tionghoa melalui keberagaman budaya dan kreativitas para seniman. Para pemain drama kolosal 'Pergelaran Pecinan Batavia 2019' menampilkan cerita tentang etnis Tionghoa dalam kehidupan keseharian masyarakat etnis Tionghoa di Batavia.

Di acara ini, pengunjung dapat menikmati arsitektur bergaya Tionghoa melalui pementasan drama serta keindahan bangunan tua, pasar, toko-toko atau kedai-kedai di Pecinan.

Selain pargeleran drama kolosal, ada juga penampilan barongsai, gambang kromong, plate spinning, komunitas gangsing, dan gambus yang menampilkan kekayaan budaya.
Para pengunjung juga dapat mencicipi kuliner khas Jakarta dan masakan Tionghoa di berbagai stan yang ikut berpartisipasi di acara ini. ***


wwwwww