Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
MPR RI
23 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
2
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Pemerintahan
24 jam yang lalu
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
3
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Hukum
23 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
4
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Sa'adah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
Olahraga
21 jam yang lalu
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Saadah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
5
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi 'Go Digital'
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi Go Digital
6
Jokowi Bersikukuh Lanjutkan Kartu Prakerja Lewat Perpres, Sukamta: Harusnya Dihentikan
Peristiwa
16 jam yang lalu
Jokowi Bersikukuh Lanjutkan Kartu Prakerja Lewat Perpres, Sukamta: Harusnya Dihentikan
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Jelang SEA Games Filipina 2019

Atlet Pembawa Bendera Defile Belum Ditentukan

Atlet Pembawa Bendera Defile Belum Ditentukan
Sekjen NOC Indonesia, Ferr Kono menerima penandatanganan MoU NOC Indonesia dengan Kemenpora masalah dana Kontingen Indonesia untuk SEA Games Filipina 2019.
Rabu, 20 November 2019 23:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Chef de Mission (CdM) atau Komandan Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2019, Harry Warganegara mengatakan, pihaknya masih kesulitan memilih siapa yang akan ditunjuk membawa bendera Merah Putih dalam defile Kontingen saat upacara pembukaan SEA Games di Manila, 30 November mendatang. Hingga kini masih belum ditentukan.

"Sampai saat ini belum diputuskan siapa atletnya. Bisa laki-laki, bisa perempuan. Kami harus melihat dulu jadwal pertandingan, karena jangan sampai jadi pembawa bendera, tapi besoknya menganggu penampilan di pertandingan karena bawa bendera itu berat," kata Harry di Media Center Kemenpora, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Pihaknya juga berencana mengikutkan semua atlet untuk mengikuti seremoni pembukaan. Namun demikian, bagi atlet yang memiliki jadwal bertanding esok harinya, tidak diwajibkan. "Atlet angkat besi mungkin tidak ikut. Tenaganya akan disimpan untuk pertandingan besoknya. Mereka punya peluang emas," tutur dia.

Pada SEA Games edisi kali ini, Indonesia berkekuatan 841 atlet, naik dari sebelumnya 837 orang. Target Kontingen Merah Putih sangat minimalis, yaitu hanya peringkat lima besar. Target itu disasar dengan perolehan antara 45-50 medali emas.

Menurut Sesmenpora Gatot Dewa Broto, target posisi kelima bukan sebuah ketidakpercayaan diri Indonesia. Namun, itu sebuah pertimbangan mengingat pada SEA Games dua tahun lalu, Indonesia berada di posisi itu. Saat itu, Indonesia menempati peringkat kelima dengan torehan 38 medali emas.

"Bukannya kami hopeless, tapi sadar diri. Kami harapkan minimal peringkat kelima, syukur-syukur bisa empat," terang Gatot. ***


wwwwww