Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
19 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
20 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
18 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton

Habiburokhman Soal Gertakan Masinton Tutup BNN

Habiburokhman Soal Gertakan Masinton Tutup BNN
Gambar: Tangkapan layar pemberitaan metrotvnews.com.
Jum'at, 29 November 2019 19:56 WIB
JAKARTA - Pernyataan anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu mengenai pembubaran Badan Narkotika Nasional (BNN) masih menjadi perbincangan. Rekan satu komisinya, Habiburokhman menegaskan, Masinton tak sungguh-sungguh ingin membubarkan BNN.

"Itu Pak Masinton yang menyampaikan, juga ada diskusi di ruangan pimpinan fraksi sebelumnya. Maksud beliau, ya bukan membubarkan tapi bagaimana memicu BNN untuk lebih bekerja lebih keras ya dalam konteks pemberantasan Narkotika, itu saja," kata Habiburokhman dikutip dari metrotvnews.com, Jumat (29/11/2019).

Jadi, politisi Gerindra ini melanjutkan, "Ini lebih ke gaya komunikasi. Beliau orangnya lugas ya menyampaikan, tapi niatnya bukan membubarkan BNN, dan Pak masinton saya paham ya orangnya, dia sangat komit terhadap pemberantasan narkoba, jadi jangan dibalik,".

Sebelumnya, anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu, mengkritisi keras kinerja BNN. Masih banyaknya narkotika beredar di tengah masyarakat, menimbulkan pertanyaan akan efektivitas kinerja BNN yang disebut-sebut sudah mengetahui peta jalur masuk narkotika ke tanah air.

"Saya minta BNN dievaluasi, bubarkan. Kita akan melakukan revisi terhadap UU Narkotika. Dilebur saja (BNN), nggak perlu lagi, nggak ada progress," kata Masinton saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2019) lalu.

Pernyataan Masinton yang notabene merupakan politisi PDIP itu, lantas dinilai sebagai pernyataan yang "gagal paham" dan sensasional, oleh Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat), Henry Yosodinngrat.

Terlebih ketika Masinton, menyoal masih masuknya narkotika lewat berbagai pintu masuk.

"Kalau Masinton mengatakan nggak mampu menutup pintu masuk, Masinton tahu nggak pintu masuk ke Republik ini ada sejuta pintu," kata Henry yang sebelumnya juga legislator DPR RI dari fraksi PDIP itu, sebagaimana dikutip dari okezone, Jumat (29/11/2019).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:berbagai sumber
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Beladiri, Badminton
wwwwww